Wabup Kubu Raya Sujiwo Ingin Mengundurkan Diri, Ada Apa?

Adi Saputro - detikNews
Sabtu, 20 Jun 2020 18:54 WIB
Wakil Bupati (Wabup) Kubu Raya, Sujiwo, berencana mengundurkan diri dari jabatannya (Adi Saputro/detikcom)
Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo, berencana mengundurkan diri dari jabatannya (Adi Saputro/detikcom)
Pontianak -

Tensi politik Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar) memanas. Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo akhirnya buka suara terkait rumor yang menyatakan ia mengundurkan diri.

Di hadapan sekitar 200 orang pendukungnya, Sujiwo menyatakan rumor itu benar dan dirinya memang akan mengajukan pengunduran diri dari jabatan Wakil Bupati Kubu Raya, yang baru dijabatnya satu tahun empat bulan. Sujiwo mengatakan, meski mundur dari jabatan wakil bupati, bukan berarti dirinya melupakan masyarakat Kabupaten Kubu Raya.

"Saya mencintai rakyat dan daerah Kabupaten Kubu Raya. Rasa cinta saya sangat besar, dan saya telah mengambil keputusan via WA kepada Bupati dan juga niat saya ini juga telah saya sampaikan ke Gubernur," kata Sujiwo dalam konferensi pers di kediamannya di Kompleks Mediterance Palace, Sungai Raya Dalam, Pontianak, Sabtu (20/6/2020).

"Dan saya bersama keluarga masih bisa tetap mengabdikan dirinya dengan caranya sendiri, dan tetap melayani rakyat Kabupaten Kubu Raya, toh selama ini saya berbuat untuk kepentingan masyarakat banyak Kabupaten Kubu Raya," tambah Sujiwo sambil sesekali menyeka air matanya.

Sujiwo menegaskan jabatan itu adalah alat dan merupakan kendaraan untuk perjuangan dan mengabadikan diri kepada rakyat dan daerah. Namun, selama menjabat Wakil Bupati Kubu Raya, dia dirasakan tidak ada bisa berbuat banyak bagi kemaslahatan kepada warga Kubu raya.

"Selama saya menjabat sebagai wakil bupati, saya tidak bisa menggunakan jabatan ini sebaik-baiknya. Saya minta Saudara Bupati dan Sekda untuk jujur-sejujurnya atas perlakuan mereka kepada saya. Saya akan beberkan semuanya pada suatu ketika nanti," ucapnya.

Sujiwo ingat pesan Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid (Gus Dur) bahwa jabatan itu tak perlu dipertahankan dengan mati-matian jika jabatan itu tak memberikan kemaslahatan dan bermanfaat bagi kepentingan masyarakat banyak.

"Saya tidak ingin mengorbankan masyarakat dan daerahnya, tapi saya akan mengorbankan diri saya, jalan saya. Saya akan berjuang dan mengabdi dengan jalur lain dan kapasitas saya yang lain, tapi selama saya jadi Wakil Bupati tidak bisa melakukan apa-apa," ungkapnya.

Sujiwo berharap ada ketegasan Bupati dan Sekda atas perlakuannya kepada dirinya. Bahkan Sujiwo mengancam akan membeberkan semua perlakuan yang selama ini dirasakannya selama menjabat Wakil Bupati Kubu Raya.

Selanjutnya
Halaman
1 2