Round-Up

Kritik Keras Bupati Penajam ke Pemda di Sulbar di Balik Isu Jual Beli Pulau

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 20 Jun 2020 08:58 WIB
Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Masud
Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud. (Foto: Usman Hadi/detikcom)

Baru lah kemudian kritik dilontarkan Abdul Gafur. Bupati berusia 32 tahun itu menyebut masih banyak masalah kesehatan dan pendidikan di 12 pulau di Mamuju.

"12 pulau itu, termasuk Bala-balakang, Malamber, Sabakatang, Popongan dan lainnya, masih ada anak-anak yang kesehatannya sangat kasihan sekali. Jadi, kalau mereka sakit itu fasilitas kesehatan itu kurang," sebutnya.

Dia menerangkan, fasilitas pendidikan juga tidak maksimal di pulau-pulau wilayah Mamuju itu. Menurutnya, masih banyak sekali anak-anak di sana yang buta huruf.

"Kan lucu di Indonesia, anak-anak kita masih ada yang tidak bisa menulis. Padahal, Presiden Jokowi akan menoreh tinta emas di dekat Mamuju yaitu di Ibu Kota Negara Baru," ungkapnya.

Karena itu, dia merasa miris melihat kondisi masyarakat yang terbelakang. "Di sana banyak keluarga, saya miris melihat yang seperti itu," ucap Abdul Gafur.

Selain itu, Abdul Gafur juga menceritakan asal usul keluarganya yang berasal dari Sulbar. Dia menepis telah membeli Pulau Malamber.

"Kalau mau dijual saya beli hehehe. Tapi itu pulau punya keluarga saya. Sudah lama sebelum Indonesia merdeka. Dari kakek nenek kita dulu. Kebetulan saya orang tua saya orang Mandar Sulawesi Barat, saya cucu dari KH Muhammad Husain (Puang Kali Malunda) hanya saya bingung diisukan demikian," ungkap Abdul Gafur.

Abdul Gafur menduga isu pembelian pulau itu diembuskan terkait sengketa wilayah antara Kaltim dan Sulbar. Dia menegaskan kunjungannya ke 12 pulau di Sulbar selaku Ketua Umum Aspeksindo.

"Mungkin para pejabat di Sulbar khawatir karena saya menjadi Bupati Penajam di Kaltim, yang mana memang dari dulu itu menjadi perebutan sebenarnya, perebutan wilayah, tapi saya tidak masuk wilayah situ," ujar Abdul Gafur.

"Saya datang ke sana, ke-12 pulau itu, karena saya ketua umum Aspeksindo, yaitu asosiasi Kepala daerah Kepulauan dan Pesisir seluruh Indonesia," imbuhnya.