Setahun Tsunami di Aceh 'Dihadiri' Bush & Howard
Senin, 26 Des 2005 12:26 WIB
Jakarta - Presiden George W Bush dan PM John Howard yang negerinya banyak berperan dalam mengatasi musibah tsunami di Aceh tahun lalu, turut 'hadir' dalam upacara peringatan setahun tsunami di Aceh yang dipimpin Presiden SBY. Kehadiran mereka dalam bentul virtual.Mereka berpidato singkat di hadapan ribuan undangan lewat rekaman yang diputar di depan undangan. Dalam pidatonya itu, Presiden Bush menyampaikan sebuah pesan belasungkawa dan harapan kepada rakyat Indonesia. Bush menggambarkan penderitaan yang diakibatkan tsunami, di mana ribuan jiwa melayang dan seluruh perkampungan hancur disapu air laut."Setahun kemudian kita memperingati hari yang penuh duka ini dan kita kenang tindakan penuh keberanian dan kebaikan yang membuat kita bangga," kata Presiden Bush."Pemerintah dan rakyat Amerika dikerahkan untuk memberikan bahan-bahan bantuan yang penting bagi mereka yang terkena dampak bencana dan dunia pun bersatu dalam satu tujuan yang teramat penting ini," imbuhnya seperti yang termuat dalam siaran pers Kedubes AS yang diterima detikcom, Senin (26/12/2005).Presiden Bush menggambarkan betapa rakyat Amerika telah membuka pintu hati dan pundi-pundi mereka, secara pribadi menyumbangkan lebih dari 1,7 miliar dolar untuk membantu upaya pemulihan dan rekonstruksi. Ia berbicara mengenai bantuan awal yang diberikan oleh militer A.S., termasuk kedatangan USS Abraham Lincoln dan USNS Mercy, yang memberikan bantuan berupa makanan pokok, obat-obatan, dan air bersih, serta upaya USAID yang berkesinambungan dalam upaya pemulihan dan rekonstruksi. Ia memuji kepemimpinan Presiden Yudhoyono serta ketegaran rakyat Indonesia."Kita dapat menyaksikan tanda-tanda pengharapan serta kehidupan baru di seluruh wilayah yang terkena bencana," kata Bush. "Setahun setelah bencana tsunami, rakyat Amerika dari berbagai agama dan kepercayaan bergabung bersama bangsa-bangsa lain di seluruh dunia dalam semangat persatuan, kenangan, dan keteguhan. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberkati mereka yang menderita akibat tsunami, dan memberi mereka kekuatan di tahun-tahun yang akan datang."Sedangkan PM Howard menyatakan, sebanyak 1 miliar dolar Australia yang merupakan paket sumbangan individual terbesar dalam sejarah negeri itu, telah digelontorkan untuk membangun kembali daerah-daerah di Indonesia yang menjadi korban tsunami.
(nrl/)











































