Lebihi Kuota, Menaker Apresiasi Antusiasme Pendirian BLK Komunitas

Reyhan Diandri Ghivarianto - detikNews
Jumat, 19 Jun 2020 15:54 WIB
Menaker Ida Fauziyah
Foto: dok Kemnaker
Jakarta -

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyampaikan apresiasi kepada para pimpinan pesantren, lembaga, dan komunitas lainnya yang sudah mengajukan proposal kerja sama berupa permohonan bantuan pembangunan gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas.

Jumlah usulan pendirian BLK Komunitas yang melebihi kuota ini, menandakan antusiasme masyarakat terhadap program pemerintah, khususnya program Kemnaker yang mendorong penguatan dan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia Unggul melalui pelatihan vokasi di BLK Komunitas.

"Usulan proposal yang masuk ke kami melebihi dari jumlah kuota BLK Komunitas yang tersedia tahun ini sebanyak 1.000 paket, ada tahapan seleksi berkas, verifikasi lapangan, dan selanjutnya yang memenuhi persyaratan dan ketentuan akan di SK kan, untuk proses ini tidak dipungut biaya sepeser pun," ujar Ida, dalam keterangan tertulis, Jumat (19/6/2020).

Terkait beberapa ketentuan tersebut, Ida menjelaskan Kemnaker melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktifitas (Binalattas) telah membuat Surat Edaran Nomor 2/460/HK.04.01/VI/2020. Adapun dalam surat edaran tersebut, memuat beberapa poin penting yaitu :

1. Pengajuan bantuan proposal pemerintah untuk pembangunan gedung workshop dan pemberian peralatan pelatihan vokasi Balai Latihan Kerja Komunitas harus sesuai dengan Petunjuk Teknis Nomor: 02/155/LP.01.01/IV/2020 tanggal 1 April 2020.
2. Pengajuan proposal diajukan langsung kepada Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas, tanpa dipungut biaya dan tidak melibatkan pihak lain.
3. Pelaksanaan pembangunan gedung workshop Balai Latihan Kerja Komunitas dilaksanakan secara swakelola/mandiri oleh penerima bantuan dan tidak boleh dipihakketigakan/dikontrakkan kepada pihak lain.
4. Tidak ada kerja sama antara Kemnaker dengan pihak manapun.
5. Sehubungan dengan poin 2 dan 3 diatas, kami menyarankan kepada pihak yang mengajukan bantuan untuk menghindari tawaran dari pihak atau kelompok tertentu yang menjanjikan bantuan pengurusan administrasi BLK Komunitas guna menghindari terjadinya penipuan.

Ida pun berharap dengan bantuan BLK Komunitas yang diusung Kemnaker, bisa bermanfaat bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan yang dimiliki.

"Saya berharap semoga bantuan BLK Komunitas ini bisa bermanfaat bagi pihak terkait dan masyarakat sekitar yang membutuhkan keterampilan (skill), pembaruan keterampilan (reskilling) atau peningkatan keterampilan (upskilling)," pungkas Ida

(akn/ega)