Setahun Tsunami, BRR Belum Maksimal Urus Pengungsi
Senin, 26 Des 2005 12:15 WIB
Jakarta - Pawai damai peringatan setahun tragedi tsunami di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Senin (26/12/2005) bubar dengan tertib dan ditutup dengan doa pada pukul 10.30 WIB. Seusai aksi, Direktur Eksekutif Walhi Chalid Muhammad mengatakan kepada detikcom bahwa pasca tragedi tsunami, Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) masih belum membuahkan prestasi gemilang."Kebutuhan dasar pengungsi diabaikan, pendekatan mereka masih konvensional dan bukan pendekatan penanganan bencana," ujarnya.Menurut dia, pelaksanaan rekonstruksi dan rehabilitasi di Aceh masih bergantung pada NGO internasional, dan pemerintah perlu mendorong keterlibatan masyarakat agar proses pembangunan dapat berjalan dengan cepat. "Agenda ditentukan sepihak, pemerintah perlu mendorong keterlibatan masyarakat yang selama ini cenderung pasif," kata Chalid.Chalid menambahkan, bagi Walhi yang terpenting dalam peringatan setahun tragedi tsunami ini adalah UU Penanggulangan Bencana dapat secepatnya diberlakukan. "Kita akan terus lobi DPR untuk itu," tandasnya.
(fay/)











































