Simulasi Peringatan Dini Tsunami di Padang Masih Bingungkan Warga
Senin, 26 Des 2005 11:11 WIB
Padang -
Meski disambut antusias 3.000 warga Ulak Karang, Padang, simulasi peringatan dini tsunami di kawasan pantai itu belum berjalan lancar. Padahal ini bukan yang pertama kalinya dilakukan di sana.3.000 Warga yang dilibatkan terlihat panik saat sirene peringatan dini dipencet pada pukul 09.30 WIB, Senin (26/12/2005). Pemencetan tombol yang dilakukan petugas Posko Bahaya kemudian dilanjutkan ke masjid-masjid yang juga dipasangi sirene tanda bahaya. Proses evakuasi juga digelar. Evakuasi dilengkapi dengan tenda-tenda darurat dan titik penjemputan bagi warga yang tidak sanggup melakukan perjalanan, seperti orang tua, ibu hamil, dan orang cacat. Mereka diangkut dengan mobil ambulans dari PMI.Sampai di sini situasi masih terkendali. Namun saat terjadi evakuasi ke zona aman di kawasan Gunung Panilun dan kawasan kompleks perumahan Paruko, kekacauan mulai terlihat.Mobil evakuasi yang seharusnya bergerak searah dengan warga, sebagian justru berlawanan arah. Kondisi ini ditakutkan membingungkan warga yang panik.Menneg Ristek Kusmayanto Kadiman yang menyaksikan simulasi itu mengakui ada persoalan dalam proses evakuasi tersebut. "Kita takutnya kalau tsunami benar-benar terjadi hal seperti itu akan membingungkan warga," kata Kusmayanto.Kusmayanto yang didampingi Wagub Sumatera Barat Marlis Rahman dan Walikota Padang Fauzie Bahar juga mengharapkan agar dalam pelatihan selanjutnya, anak-anak sekolah ikut dilibatkan. Bahkan soal peringatan dini tsunami diharapkan bisa diajarkan di sekolah-sekolah.Pelatihan ini rencananya akan dilakukan lagi hingga beberapa kali ke depan sampai warga siap dan tidak panik lagi. "Tapi kita sarankan tidak terlalu sering dilaksanakan juga karena besarnya biaya dan waktu," kata Kusmayanto.Hingga pukul 10.30 WIB, warga masih bertahan di zona aman dan di tempat evakuasi. Menneg Ristek, Wagub Sumbar dan Walikota Padang sempat meninjau lokasi dan posko-posko darurat yang dibuat panitia.
(umi/)










































