100 Titik Tercemar Limbah Tsunami
KLH Buat Peta Rawan Bangunan
Senin, 26 Des 2005 10:56 WIB
Jakarta - Pascatsunami setahun lalu, sekitar 100 titik daerah di Aceh terindikasi tercemar limbah. Daerah tersebut dilarang dibangun kembali pemukiman."Saat ini kita telah membuat peta rawan bangunan. Di peta ini dimuat daerah-daerah yang rawan untuk mendirikan perumahan atau bangunan," kata Menteri Negara (Menneg) Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar di Kantor KLH, Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, Senin (26/12/2005).Dijelaskan dia, daerah yang rawan ini terjadi akibat adanya limbah-limbah yang berupa logam berat, limbah kimia dan bakteri ekoli yang terbawa akibat tsunami setahun yang lalu. "Daerahnya hampir semua wilayah yang masih terendam saat ini. Jumlahnya lebih 100 titik rawan bangunan diantaranya Banda Aceh, Aceh Besar, dan Meulaboh. Saya mengharapkan masyarakat untuk mematuhi peta rawan bangunan," ujarnya.Apakah Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) mematuhi? "Ya mereka mematuhinya," kata Rachmat.
(aan/)











































