Round-Up

Akhir Damai Kasus Suami Pukul Istri Gegara Gaji

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Kamis, 18 Jun 2020 20:20 WIB
one caucasian couple man and woman expressing domestic violence in studio silhouette   on white background
Ilustrasi KDRT (Foto: dok iStock)

Awalnya kasus ini mencuat saat DPH diduga meluapkan emosi dengan memukul dan membanting istrinya. Perbuatan DPH terungkap karena direkam dan diunggah ke media sosial oleh anaknya.

"Video itu sengaja direkam anaknya," kata Ferry kepada detikcom, Selasa (2/6).

Ferry menuturkan keluarga tersebut tinggal di Desa Muara Dilam, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rohul. Si anak merekam kejadian itu lantaran kesal atas kelakuan sang ayah.

"Karena merasa kesal pada bapaknya, yang diduga tak memberikan gaji kepada ibunya," ujar Ferry.

DPH sempat kabur selama 11 hari. DPH akhirnya menyerah setelah 11 hari melarikan diri.

"Pelaku menyerahkan diri di perumahan perkebunan sawit PT SAMS di Desa Muara Dilam, Kecamatan Kunto Darusslam, Rohul, setelah 11 hari melarikan diri," kata Kapolres Rohul AKBP Dasmin Ginting dalam keterangan tertulis melalui Paur Humas Ipda Ferry Fadli kepada wartawan, Jumat, 12 Juni 2020.

DPH kemudian ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat dengan Pasal 44 UU Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga.

Halaman

(aan/dhn)