Dirjen Imigrasi Tegaskan Russ Medlin Masuk RI Sebelum Red Notice Keluar

Matius Alfons - detikNews
Kamis, 18 Jun 2020 15:27 WIB
Russ Albert Medlin ditangkap penyidik Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya di Kebayoran Baru, Jaksel. Medlin merupakan buronan FBI yang dicari sejak 2016.
Russ Medlin (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM menegaskan buronan federal bureau of investigation (FBI), Russ Medlin masuk ke Indonesia sebelum interpol mengeluarkan red notice. Interpol sendiri menerbitkan red notice atas Russ Medlin pada Desember 2019.

"Seorang pria Warga Negara Amerika Serikat yang menjadi buronan FBI dan tertangkap di Jakarta pada Senin (15/6) Russ Albert Medlin (RM) masuk ke Indonesia pada 16 November 2019," kata Kabag Humas dan Umum Dirjen Imigrasi Kemenkum HAM, Arvin Gumilang, dalam keterangannya, Kamis (18/6/2020).

Arvin menyebut pada 9 Desember 2019 barulah keluar penetapan daftar pencarian orang (DPO) bagi Russ Medlin oleh interpol. Itu artinya, kata dia, Russ Medlin masuk ke Indonesia sebelum adanya red notice.

"RM kemudian masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) yang dirilis oleh Interpol pada 9 Desember 2019 karena kasus penipuan investasi. Artinya RM melintas di tempat pemeriksaan imigrasi sebelum menjadi buronan," ucapnya.

Arvin menyebut saat itu Russ Medlin masuk ke Indonesia dengan menumpang pesawat charter melalui Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta. Dia mengatakan saat masuk ke Indonesia semua dokumen Russ Medlin tidak bermasalah.

"Pada saat mendarat, tidak ada permasalahan secara keimigrasian karena dokumen perjalanan lengkap dan RM menggunakan fasilitas bebas visa kunjungan," ujarnya.

Selanjutnya pada Senin (15/6) yang lalu, Arvin menyebut pihaknya mendapatkan informasi yang bersangkutan diamankan oleh Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

"Penangkapan RM yang merupakan buronan FBI menambah daftar keberhasilan Pemerintah Indonesia dalam menangkap buronan Interpol. Keberhasilan pemerintah
tidak lepas dari peran serta masyarakat yang aktif melaporkan keberadaan dan kegiatan orang asing di sekitarnya," imbuhnya.

Simak video 'Polda Metro Jaya: Russ Medlin Buronan FBI Sejak Tahun 2016':

(maa/mea)