Kisah Polisi Aceh, Gali Kubur untuk Jenazah Pasien Corona yang Ditolak Warga

Agus Setyadi - detikNews
Kamis, 18 Jun 2020 11:25 WIB
Personel kepolisian di Aceh bantu proses pemakaman pasien Corona (dok. Istimewa)
Foto: Personel kepolisian di Aceh bantu proses pemakaman pasien Corona (dok. Istimewa)
Personel kepolisian kemudian membantu proses pemakaman mulai dari menggali kubur hingga memakamkan jenazah sesuai protokol penanganan pasien positif Corona. Pemakaman jenazah SUK juga disaksikan pihak keluarga.

"Pesonel Polresta Banda Aceh dari Sat Intelkam dipimpin oleh Kompol Hyrowo melakukan penggalian liang kubur untuk memakamkan jenazah dibantu oleh Aipda Azhar dan Bripka Mursal," ujar Trisno.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, mengatakan, SUK tiba di Aceh Besar pada Jumat (12/6). Empat hari berselang tepatnya Selasa (16/6), SUK mengeluh sakit dan dibawa ke RS Pertamedika di Banda Aceh.

Pihak rumah sakit kemudian merujuknya ke RSUZA karena menemukan gejala pneumonia dan penyakit penyerta lainnya. Pada hari itu juga, tim medis mengambil sampel swab SUK.

"Hasil pemeriksaan dengan RT-PCR terkonfirmasi SUK positif COVID-19. SUK menghembuskan nafas terakhirnya saat dalam penanganan medis pada Rabu, 17 Juni sekira pukul 11.00 WIB," ujar Saifullah.

Saat ini, jumlah kasus Corona di Aceh yaitu 37 orang. 20 orang di antaranya dinyatakan sembuh dan dua orang meninggal dunia.

Halaman

(agse/haf)