Gereja di Depok Berhentikan Pengurus yang Cabuli Anak di Bawah Umur

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Rabu, 17 Jun 2020 22:35 WIB
Ilustrasi Pencabulan Anak. Andhika Akbarayansyah/detikcom.
Foto Ilustrasi (Andhika Akbarayansyah/detikcom)
Depok -

Pihak gereja mengaku kaget setelah mengetahui salah satu pengurusnya, SM (42), melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur. Pihak gereja pun memutuskan memberhentikan SM dari kepengurusan.

"Yang jelas bahwa saya sudah memberhentikan beliau sesudah ada laporan bahwa dia sudah dilaporkan ke kepolisian," kata Pastor Paroki Gereja Yosep Sirilus Natet saat dihubungi wartawan, Rabu (17/6/2020).

Yosep mengatakan pihaknya tidak memberikan toleransi terhadap pelaku. Sebaliknya, ia mendukung ketiga korban untuk melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian.

"Yang jelas tanggapan kami, kami merasa kaget begitu ya. Bahwa apa yang kami upayakan ya, kami tetap tenang untuk bisa mendampingi keluarga korban dan korban agar mereka bisa melaporkan," ujarnya.

Yosep juga mengungkap kasus ini berawal dari aduan para orang tua korban kepada dirinya terkait pelecehan yang dilakukan oleh SM. Gereja kemudian melakukan penyelidikan internal hingga akhirnya SM dipolisikan.

"Yang jelas karena ada laporan dari orang tua korban itu ya, yang mengatakan bahwa dia sepertinya punya kecenderungan seperti ini ya sudah saya, dia telah melakukan pelecehan kepada anak mereka, kemudian mereka menanyakan tanggapan gereja bagaimana?" katanya.

"Ya kalau memang Anda mau melaporkan ya silakan, tetap kita akan mengawal, gereja tetap tidak akan menutupi dan gereja berharap bahwa ini menjadi suatu yang baik untuk semua, gitu," sambungnya.