Peringatan Tsunami di Sri Lanka Dibayangi Aksi Kekerasan

Peringatan Tsunami di Sri Lanka Dibayangi Aksi Kekerasan

- detikNews
Minggu, 25 Des 2005 23:19 WIB
Jakarta - Pemerintah Sri Lanka telah siap-siap untuk peringatan setahun bencana tsunami yang akan jatuh besok (26/12/2005). Dalam peristiwa memilukan itu sekitar 70 persen pulau dan pantai di Sri Lanka rusak.Sebagaimana dikutip ABC News, Minggu (25/12/2006), peringatan bencana tsunami ini juga dibayang-bayangi oleh aksi kekerasan dari gerakan para pemberontak. Kekerasan terakhir terjadi ketika seorang anggota parlemen Sri Lanka ditembak dalam sebuah acara peringatan Natal. Joseph Pararajasingham (70) yang dikenal sebagai politikus pemerhati Macan Tamil ditembak bersamaan dengan delapan orang lainnya termasuk istrinya yang juga tertembak.Setidaknya lima orang meninggal atau dalam sehari terdapat 18 orang meninggal termasuk 15 orang pelaut yang diserang oleh pemberontak Macan Tamil.Bahkan, jumlah korban dari warga yang ditimbulkan akibat aksi kekerasan ini jauh melebihi dari korban tsunami setahun lalu.Peristiwa yang terakhir terjadi di sebuah gereja. Warga sedang melakukan ibadah Misa di Batticalao, Provinsi sebelah timur Sri Lanka secara mendadak diserang faksi Macan Tamil. (ahm/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini