Antisipasi Teror Bom, Perayaan Natal di Palu Dijaga Ketat

Antisipasi Teror Bom, Perayaan Natal di Palu Dijaga Ketat

- detikNews
Minggu, 25 Des 2005 15:43 WIB
Palu - Pelaksanaan misa Natal di Palu, Sulawesi Tengah, berlangsung dalam penjagaan ketat. Sejumlah satuan pengamanan gabungan dari Polri, TNI Angkatan Darat, Satpol PP dan Banser NU,dikerahkan. Tak kurang tim penjinak bahan peledak juga disiagakan. Bahkan di gereja-gereja yang memiliki jemaat banyak, tim gegana Polri memasang pintu metal detector. Bawaan jemaat gereja pun harus dititipkan di luar gereja. Seperti yang terlihat pada kebaktian Natal Pertama di Gereja Immanuel, di Jalan Masjid Raya, Palu Selatan.Tim Gegana Polda Sulteng mengharuskan para jemaat melewati pintu metal detector yang dirancang knock down, sehingga bisa dibongkar-pasang dan dipindah-pindahkan ke gereja-gereja lain sesuai jadwal ibadah.Selain memasang pintu metal detector, tim gegana juga mengharuskan para jemaat untuk meninggalkan barang bawaannya di luar gereja. Utamanya barang bawaan barang-barang elektronik seperti handphone.Pengawasan ketat ini, wajar saja. Pasalnya, tercatat hampir 10 gereja besar di Palu pernah mendapat teror bom melelalui telepon, peledakan bom hingga aksi penembakan misterius. Karenanya polisi tak mau ambil resiko lagi.Bahkan jadwal ibadah Natal pun dibatasi hanya sampai pukul 20.00 WITA malam. Untuk mempermudah pengawasan. Jadi di Palu, umat Kristiani tidak seleluasa umat Kristiani lainnya di Indonesia. Jika di daerah lain ibadah bisa hingga pukul 00.00 waktu setempat, di Palu hanya boleh sampai jam delapan malam.Selain itu, para jemaat juga dilarang membawa tas atau semacamnya. Hanya Alkitab yang diperkenankan untuk dibawa masuk ke dalam gereja. Alasannya demi keamanan jemaat sendiri. (gtp/)


Berita Terkait