Perayaan Natal Aman, Terorisme Tetap Harus Diwaspadai

Perayaan Natal Aman, Terorisme Tetap Harus Diwaspadai

- detikNews
Minggu, 25 Des 2005 14:52 WIB
Jakarta - Perayaan Natal yang berlangsung aman di berbagai daerah Indonesia menunjukkan adanya fenomena untuk tidak melakukan kekerasan. Namun ancaman terorisme tetap harus diwaspadai karena boleh jadi para pelaku teror hanya sedang beristirahat.Hal ini disampaikan Ketua Tim Penanggulangan Terorisme Depag/MUI KH Ma'ruf Amin menanggapi kondisi perayaan Natal yang aman di berbagai daerah. "Fenomenanya itu sudah ada kesadaran tidak ada lagi gunanya melakukan pemboman. Atau boleh jadi mereka sedang istirahat dulu. Jadi tetap harus diwaspadai," katanya usai diskusi publik tentang Pesantren, Jihad, dan Isu Terorisme di Masjid Al Azhar, Jl. Sisingamaraja, Jakarta, Minggu (25/12/2005).Tentang sinyalemen Badan Intelijen Negara (BIN) tentang ancaman penculikan terhadap sejumlah tokoh, Ma'ruf mengharapkan itu tidak benar. "Kita sedang membangun suatu komunitas muslim yang lebih baik. Soal sinyalemen itu bisa saja. Tapi kalau dia memperoleh hal itu, kenapa tidak ditangkap," tukasnya.Sementara, soal Tim Penanggulangan Terorisme Depag/MUI, Ma'ruf membantah bahwa tim yang dipimpinnya itu tidak mengakomodasi kelompok radikal? "Saya kira itu ada. Contohnya ada Hisbut Tahrir. Nanti kita akan lihat lagi," katanya. Jika ada kelompok yang belum masuk, menurut Ma'ruf, masih bisa diakomodasi. "Bisa saja ada penyempurnaan. Jadi kalau ada yang belum masuk, kita masukkan. Intinya kita ingin menjadikan semua umat Islam ikut mendukung gerakan ini, melakukan pelurusan dan pencerahan tentang jihad." (gtp/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads