26 Desember, Bayi Tsunami Rayakan Ultah Pertama

26 Desember, Bayi Tsunami Rayakan Ultah Pertama

- detikNews
Minggu, 25 Des 2005 12:00 WIB
Jakarta - Bencana gempa dan tsunami berusia setahun pada Senin (26/12/2005). Peringatan yang sama juga akan dilakukan untuk Tsunami. Yang terakhir ini adalah seorang bayi yang umurnya juga genap setahun Senin besok.Bayi Tsunami ini lahir pada 26 Desember 2004 lalu di pagi hari. Bayi laki-laki itu lahir dari seorang ibu yang telah kehabisan tenaga setelah menyelamatkan diri dari gelombang laut yang marah, yang menghajar Kepulauan Andaman, India.Dalam bencana itu, sebanyak 1.899 orang tewas di Andaman dan Kepulauan Nikobar. Sebanyak 5.500 orang lainnya dilaporkan hilang."Kami ingin dia kuat seperti ombak," kata ibu Tsunami, Roy, yang berusia 24 tahun pada AFP. Keluarga Tsunami tinggal di Teluk Bay, sekitar 60 km dari ibukota Andaman, Port Blair, seperti dilansir media Malaysia, New Straits Times, Minggu (25/12/2005)."Di rumah, kami panggil dia Sagar (Laut). Namun dia melonjak girang dan menanggapi dengan gembira ketika kami panggil dia dengan Tsunami," ungkap Roy. Pada tanggal 26 Desember 2004, Roy masih ingat benar bagaimana dia lari sekencang-kencangnya mencoba menghindar dari kejaran ombak setinggi 21 meter yang menggila. Sekuat tenaga dia menyelematkan diri bersama kandungan 9 bulannya, sebelum akhirnya dia pingsan.Untung saja tim penyelamat dari Angkatan Laut India datang menyelamatkan Roy. Tak lama kemudian lahirlah jabang bayinya. Bayi itu hanya 1,8 kg dan kondisinya juga lemah. Roy dan bayinya lantas tinggal di pengungsian di Port Blair. Kondisi Tsunami tak juga menggemuk. Bayi itu harus puas diberi makan buncis. Namun kini Tsunami telah menjelma menjadi bayi yang aktif.Roy ingin sekali merayakan ulang tahun Tsunami yang pertama dengan besar-besaran. "Namun kami tidak punya banyak uang untuk merayakan," kata suami Roy, Laxminarayan, yang bergaji 60 dolar per bulan. Harta benda keluarga ini telah tergerus tsunami setahun lalu. Dan tidak ada kompensasi dari pemerintah.Seorang pedagang kaya dari Port Blair telah memberi hadiah Tsunami untuk ulang tahunnya yaitu becak bermotor yang kini digunakan Laxminarayan mengais rezeki sepulang dari pekerjaan resminya."Tuhan memberkati kami dengan Tsunami dan Tuhan ingin kami merawat anak ini," kata Laxminarayan. Bayi Tsunami sungguhlah terkenal di kampungnya. "Kami dapat melihat tanda-tanda bahwa bayi ini istimewa. Dia adalah orang terpopuler di pulau ini dan dia mendapat banyak badiah ke mana pun dia pergi bersama orangtuanya," cerita Babul Sarkar, seorang pegawai Pemda setempat.Polisi, dokter dan pekerja sosial seringkali mengunjungi keluarga Tsunami. Bayi itu, kata Sarkar, adalah orang India yang memiliki alamat surat-menyurat yang paling singkat. Bahkan dibandingkan dengan Presiden India, Abdul Kalam yang memiliki alamat di Raisina Hill 1, New Delhi. "Hanya tulis "Tsunami, Hut Bay" maka surat itu akan tiba di rumah orangtuanya, ditanggung tidak nyasar!" katanya. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads