Kebutuhan Al Quran di Indonesia 4-5 Juta Eksemplar per Tahun

Rosmha Widiyani - detikNews
Rabu, 17 Jun 2020 09:25 WIB
Muslim woman reading from the quran stock photo
Kebutuhan Al-qur'an di Indonesia. Foto: Getty Images/iStockphoto/evrim ertik
Jakarta -

Jumlah muslim di Indonesia dikenal sebagai salah satu yang terbanyak di dunia. Seiring jumlah, kebutuhan Al-Quran sebagai kitab suci umat Islam menjadi sangat banyak.

Menurut Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi, kebutuhan Al-Quran di Indonesia mencapai 4-5 juta eksemplar per tahun. Sementara, kemampuan produksi cetak Al-Quran di Unit Percetakan Al-Quran (UPQ) Ciawi ini berkisar 1 juta eksemplar per tahun.

"UPQ ini harus dikembangkan demi menghadapi tuntutan ke depan, terutama dari aspek kebutuhan Al-Quran umat Islam yang setiap tahunnya pasti meningkat," kata Wamenag saat mengunjungi UPQ Kementerian Agama yang berada di Jalan Raya Puncak, Ciawi, Bogor, Jawa Barat pada Selasa (16/6/2020), dikutip dari situs Kemenag.

Wamenag menjelaskan, jika diambil 10 persen saja dari jumlah umat Islam di Indonesia maka mestinya sekitar 21 juta. Artinya, kapasitas cetak UPQ masih jauh dari ideal. Dengan kondisi tersebut, maka pemerintah akan memberi perhatian yang besar untuk UPQ.

"Perlu ada modernisasi mesin cetak dan tempat percetakannya. Ini akan kami laporkan kepada Bapak Menteri Agama," kata Wamenag.

Wamenag juga mengatakan, pemerintah akan mencoba menjalin kerjasama dengan sejumlah pihak dalam menambah kapasitas produksi percetakan Al-Quran di UPQ. Menurutnya, UPQ harus dikembangkan demi menghadapi tuntutan ke depan, terutama dari aspek kebutuhan Al-Quran umat Islam yang setiap tahunnya pasti meningkat.

Dalam kesempatan tersebut, Wamenag juga mengatakan bangga dengan keberadaan UPQ Kemenag. Rasa bangga muncul karena masih ada semangat mencetak Al-Quran yang menjadi sangat penting bagi umat Islam dan menjadi pedoman hidup umat Islam.

(lus/erd)