Round-Up

Penjelasan Akademisi di Balik Cakap Medan 'Jangan Apa-Supaya Gak Itu Kali'

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 17 Jun 2020 08:29 WIB
Ilustrasi Medan -- Tugu titik nol Kota Medan (Haris Fadhil/detikcom)
Tugu Titik Nol Kota Medan (Haris Fadhil/detikcom)
Medan -

Orang-orang di Medan kerap menyisipkan 'apa' hingga 'itu kali' dalam percakapan sehari-hari. Gaya percakapan tersebut kadang bikin heran orang-orang di luar Medan.

Rasa penasaran tersebut kemudian membuat video obrolan sejumlah personel kepolisian di Medan menjadi viral. Salah satu polisi dalam video tersebut menggunakan bahasa 'bersandi' khas Medan.

"Baik, selamat malam. Untuk piket malam hari ini saya minta agar kalian jangan terlalu apa ya. Karena ini situasi udah mulai apa, yang penting yang agak kalian ini kan sikit. Udah itu yang tidak perlu ini kali nggak usah di-itu-kan lah. Yang penting kita sama-sama meng-apa-kan aja supaya nggak terjadi apa karena Pak Reskrim sudah meng-apa-kan kita semua. Terutama pimpinan kita sudah mulai ini lah, yang penting kita inikan supaya nggak jadi itu kali," ujar salah satu polisi dalam video tersebut seperti dilihat detikcom, Selasa (16/6/2020).

Sejumlah pengguna media sosial bertanya-tanya soal apa makna di balik cakap-cakap ala Medan dalam video berdurasi 25 detik tersebut.

Adalah Ipda Nanang Kusumo polisi yang bicara dalam video tersebut. Pria yang bertugas sebagai Kanit I STNK Ditlantas Polda Sumut ini menjelaskan video viral tersebut diambil saat pelaksanaan piket penjagaan pada Kamis (11/6) malam di Mako Dit Lantas Polda Sumut. Sebelum pelaksanaan piket, Nanang memberikan arahan dengan gaya dan bahasa khas Medan.

Screenshot unggahan viral percakapan polisi 'bersandi' khas MedanScreenshot unggahan viral percakapan polisi 'bersandi' khas Medan.

"Sulit dicerna tapi mudah dipahami, khususnya oleh orang Medan," ucap Nanang.

Lalu apa maksud arahan tersebut?

Selanjutnya
Halaman
1 2