Ini Motif Penusukan-Perampasan Senjata Polisi di Palembang

Raja Adil Siregar - detikNews
Selasa, 16 Jun 2020 15:24 WIB
Polisi saat menunjukkan barang bukti penusukan-perampasan senjata polisi di Palembang (Foto: Raja Adil/detikcom)
Polisi saat menunjukkan barang bukti penusukan-perampasan senjata polisi di Palembang. (Raja Adil/detikcom)
Palembang -

Dua pelaku penusukan Aipda Andry (38) telah ditangkap tim gabungan. Polisi menyebut penusukan diduga terjadi karena masalah utang.

"Motif sejauh ini karena utang uang. Ada pelaku yang punya utang kepada korban dan tidak terima saat ditagih," kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Supriadi saat rilis kasus di Mapolrestabes, Selasa (16/6/2020).

Supriadi mengungkapkan, karena tak terima ditagih, pelaku kemudian ribut dengan korban di kontrakan. Para pelaku kemudian melakukan penusukan hingga merampas senjata api laras panjang jenis V2 yang dibawa korban.

"Ada yang menusuk korban, ada juga yang merampas senjata api laras panjang milik korban. Peran masing-masing masih kami dalami," kata Supriadi didampingi Direktur Reskrimum Kombes Hisar Siallagan dan Kapolrestabes Palembang, Kombes Anom Setyadji.

Supriadi menjelaskan, korban serta dua pelaku, Rico dan Denis, sudah kenal sejak korban masih berdinas di Pangkal Pinang, Bangka Belitung. Pelaku yang merupakan warga Pangkal Pinang memang sengaja untuk menemui korban di Palembang.

"Pelaku ini teman lama korban. Teman di tempat dinas lama saat masih Pangkal Pinang, Kepulauan Riau," tutup Supriadi.

Selanjutnya
Halaman
1 2