7 Tersangka TPPO WNI ABK Kapal China yang Terjun ke Laut Perekrut-Hacker

Idham Kholid - detikNews
Selasa, 16 Jun 2020 15:13 WIB
Dirreskrimum Polda Kepri Kombes Arie Dharmanto (kemeja putih) saat konferensi pers.
Foto: Dirreskrimum Polda Kepri Kombes Arie Dharmanto (kemeja putih) saat konferensi pers. (Istimewa)
Jakarta -

Polisi menetapkan 7 orang tersangka kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) kapal ikan Fu Lu Qing Yuan Yu berbendera China. 2 WNI ABK kapal itu menyelamatkan diri dengan lompat ke laut di Selat Malaka.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepri Kombes Arie Dharmanto mengatakan dari 7 tersangka itu, 4 ditahan di Polres Jakarta Utara. Sementara tiga tersangka lainnya ditahan di Polda Kepri.

"(Tiga tersangka yang dibawa ke Batam) yakni S, HA dan MHY alias D alias Andi," kata Arie kepada detikcom, Selasa (16/6/2020).

Tersangka S ditangkap di daerah Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/6) dini hari. Pelaku diduga merekrut dan mengirim WNI dengan iming-iming gaji yang besar. Namun dieksploitasi untuk melakukan pekerjaan kasar kapal berbendera China tanpa menerima gaji selama bekerja di Kapal.

"Tidak sesuai kesepakatan utk bekerja buruh pabrik di Negara Korea Selatan," ujarnya.

Sementara tersangka MHY alias D alias Andi ditangkap di Bekasi, Jumat (12/6). Peran pelaku mengurus keberangkatan korban ke Singapura dan bertindak atas nama perusahaan fiktif untuk bekerjasama dengan Agensi Singapura.

"Keuntungan yang diperoleh sebanyak 30 juta dari 8 orang korban termasuk saudara AJ (korban)," ucapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2