Komnas HAM dan BP2MI Dorong Polri Tindak Penyalur Pekerja Migran Ilegal

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Selasa, 16 Jun 2020 13:28 WIB
Kepala BP2MI Benny Rhamdani bertemu Komnas HAM
Kepala BP2MI Benny Rhamdani dan Komisioner Komnas HAM Amiruddin (Luqman Nurhadi/detikcom)
Jakarta -

Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani hari ini mengunjungi Kantor Komnas HAM membahas soal penanganan pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal. Komnas HAM dan BP2MI mendorong Polri agar bisa menindak tegas penyalur pekerja migran yang tidak sesuai dengan prosedur.

"Kami ingin bersama mendorong Polri untuk bisa mengambil tindakan-tindakan hukum lebih tegas kepada pihak atau mereka yang mengirim pekerja migran ke luar negeri tetapi prosesnya menyalahi hukum. Kami ingin Kapolri lebih tegas untuk itu," kata Komisioner Komnas HAM Amiruddin di kantornya, Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (16/6/2020).

Amiruddin mengatakan siap bertemu dengan Kapolri untuk membahas masalah penyalur pekerja migran ilegal. Hal itu dinilai penting agar pekerja yang berangkat bisa memperoleh rasa aman.

"Mungkin nanti suatu saat kami akan menemui Kapolri untuk itu. Itu penting sekali supaya penyalur-penyalur tenaga kerja itu tidak menempatkan warga negara Indonesia dalam situasi yang sulit atau berbahaya ketika dia bekerja di luar negeri," tutur Amiruddin.

Pertemuan dengan Kepala BP2MI, sebut Amiruddin, membahas poin-poin penting terkait perbudakan modern. Kedua belah pihak ingin ada jalan keluar terkait pekerja migran ilegal.

"Kita bicara modern slavery atau perbudakan modern, terutama di kapal-kapal. Kita ingin mencari jalan keluarnya supaya mereka yang diberangkatkan tidak lagi dalam kondisi undocumented atau dokumennya tidak jelas, sehingga ada pertanggungjawaban kepada mereka-mereka yang dikirim oleh yang mengirimnya," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala BP2MI Benny Rhamdani berkunjung ke Komnas HAM. Kedatangannya dalam rangka membahas soal penanganan pekerja migran ilegal.

"Hari ini alhamdulillah BP2MI diterima jajaran komisioner Komnas HAM dan pertemuan ini mudah-mudahan menjadi momentum sejarah yang sangat penting bagi perlindungan pekerja migran Indonesia," kata Benny di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (16/6)

(rfs/rfs)