Satu Lagi Korban Banjir Bandang di Jeneponto yang Hilang Ditemukan Meninggal

Hermawan Mappiwali - detikNews
Selasa, 16 Jun 2020 13:02 WIB
Evakuasi Korban Banjir Bandang-Longsor di Jeneponto
Evakuasi Korban Banjir Bandang-Longsor di Jeneponto (Dok. Basarnas)
Jeneponto -

Seluruh korban hilang akibat longsor di Jeneponto, Sulawesi Selatan, berhasil ditemukan semua. Hari ini, tim Basarnas dan BPBD Jeneponto kembali menemukan satu orang korban yang hilang, korban bernama Neneng (60).

"Korban Neneng ditemukan pada hari kelima, yakni tadi pagi, sekitar pukul 08.50 Wita," ujar Kasi Kedaruratan BPBD Jeneponto Mus Mulyadi kepada detikcom, Selasa (16/6/2020).

"Alhamdulillah seluruh korban hilang berjumlah 4 orang sudah ditemukan semua, kondisinya meninggal dunia," sambungnya.

Dia mengatakan lokasi penemuan korban Neneng berjarak 2 kilometer dari titik korban hilang, yakni ditemukan tersangkut di pohon tepat di pinggir sungai desa tetangga.

"Kalau korban terakhir ini ditemukan di pohon di sungai, sepertinya korban hanyut bersama pohon, terus pohonnya tersangkut di jembatan, dari situ kita temukan korban," jelasnya.

Sebelumnya, Basarnas Kota Makassar menyebut sudah menemukan tiga korban yang hilang karena banjir bandang dan longsor di Jeneponto. Korban meninggal yang ditemukan masih berusia muda yaitu 13 tahun atas nama Alang. Dua lainnya yang meninggal yakni Madeng (50) dan Abu (60).

"Tiga korban ditemukan meninggal dan satu orang lagi masih dilakukan pencarian," kata Humas Basarnas Kota Makassar Ade Hamsidar kepada wartawan, Senin (15/6).

Untuk diketahui, sejumlah wilayah kecamatan di Jeneponto, seperti Rumbia, Turatea, dan Binamu, diterjang banjir bandang dan tanah longsor pada Jumat (12/6) malam. Khusus di Kecamatan Rumbia, terjadi juga tanah longsor yang membuat 4 warga di sana dinyatakan hilang hingga akhirnya para korban hilang ditemukan tewas.

(zap/zap)