New Normal, Manajemen TSM Cibubur Pastikan Perketat Protokol Kesehatan

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Selasa, 16 Jun 2020 11:38 WIB
TSM Cibubur
Foto: Alfi Kholisdinuka
Jakarta -

Pengelola Trans Studio Mall Cibubur akan mempersiapkan pembukaan mall kembali setelah masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) usai diterapkan. Hal itu dilakukan untuk menggairahkan kembali roda perekonomian masyarakat.

Head of Marketing and Communications Trans Studio Mall Cibubur Valentinus Siswandi mengatakan meskipun operasional kembali dibuka, namun untuk protokol kesehatan tetap diterapkan dengan ketat untuk meminimalisir adanya penyebaran pandemi.

"Mall ini akan buka tanggal 18 Juni, sekitar 85-90% (persiapan) kita sudah siap, tapi nanti masing-masing kita juga akan melakukan soft protokol lagi yang sudah kita terapkan dengan ketat," ujarnya ditemui di TSM Cibubur, Rabu (16/6/2020).

Valentinus menuturkan ada beberapa persiapan dalam operasional terbatas di masa new normal nanti. Di antaranya semua fasilitas dilakukan tanpa tombol yang bersentuhan dengan tangan alias menggunakan sensor.

"Jadi sebetulnya kita sudah melakukan persiapan sesuai arahan dari pemerintah ya, jadi kalau boleh saya rangkum sedikit, pengecekan suhu, jaga jarak, terus kita ada beberapa touchless experience juga," terangnya.

"Sehingga nanti ambil tiket parkir juga nggak usah pencet tombol lagi jadi pake sensor, nanti kita juga akan utamakan pembayaran menggunakan aplikasi, kemudian ada hand sanitizer juga touchless," imbuhnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan detikcom, pihak manajemen mall juga memberikan aturan jaga jarak pada tangga berjalan (Eskalator). Pada anak tangga eskalator telah diberikan tanda [x] berwarna kuning sehingga pengunjung dapat berdiri berjarak dua anak tangga.

Tak hanya itu, beberapa restoran yang masih tutup telah memberikan tanda-tanda di lantai dengan stiker bertuliskan Jaga Jarak. Pihak manajemen TSM Cibubur juga memberikan tulisan yang mengingatkan agar pengunjung selalu berjaga jarak.

Sebagai informasi, pihak manajemen juga menyiapkan gugus tugas internal untuk keadaan darurat. Kemudian gugus tugas itu akan memantau dan setiap sektor agar suasana tetap kondusif.

"Kita ada gugus tugas internal jadi secara tim dari tim manajemen ini sudah dibentuk satu tim nanti pic nya ada untuk pemantauan ada untuk keadaan darurat seperti tadi, ada juga untuk customer itu nanti kita akan muter untuk melihat, misal ada orang abai jaga jarak nanti kita akan tegor seperti itu," pungkasnya.

Simak video 'Physical Distancing dan Touchless Diterapkan Diterapkan di KoKas':

(akn/ega)