Jejak Buron FBI yang Ditangkap di Jakarta: Pencabulan Anak hingga Penipuan

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 16 Jun 2020 11:31 WIB
Pelaku kejahatan jalanan diborgol polisi / pelaku street crime. Agung Pambudhy/Detikcom.
Foto: Ilustrasi (Agung Pambudhy)

Namun, berdasarkan penelusuran ke domain situsnya, ternyata situs BitClub Netwrok mencurigakan. Situs ini juga tak mencantumkan aturan kebijakan privasi. Tak ada keterangan yang jelas pada halaman keterangan perusahaan. Namun, perusahaan yang dijalankan oleh Russ Medlin dan kawan-kawannya ini sudah beberapa kali menyelenggarakan seminar online soal bitcoin.

Hingga akhirnya, otoritas AS menangkap tiga orang yang terlibat dalam BitClub Network ini. Perusahaan ini ternyata melakukan penipuan Bitcoin yang konon sangat menguntungkan dan telah menghasilkan $ 722 juta. Mereka adalah Matthew Brent Goettsche (37) di Amerika Utara, Colorado; Minggu Jobadiah Sinclair (38) dari Arvada, Colorado; dan Joseph Frank Abel (49) di Camarillo, California. Mereka menghadapi 25 tahun penjara.

BitClub Network dikonfirmasi sebagai penipuan skema Ponzi, bahkan Ponzi ini bernilai 722 juta dolar atau sekitar Rp 10 triliun. Sementara itu, sejak 20 Desember 2019, Russ Medlin, masih berhasil melarikan diri. Sejak saat itu, keberadaan Medlin sukar dilacak.

Terjerat Kasus Pencabulan Anak

Jauh hari sebelum terjerat kasus penipuan, sosok Medlin juga memiliki jejak hitam lain. Pada Maret 2006, pengadilan di Negara Bagian Nevada menyatakan Medlin bersalah atas kasus kekerasan seksual terhadap anak kecil.

Tak cukup sampai di situ. Pada Juni 2008, Medlin juga dinyatakan bersalah atas kepemilikan barang-barang mengandung konten pornografi anak. Putusan dijatuhkan oleh pengadilan yang sama.


(mei/fjp)