Disebut Jadi Calon Panglima TNI, KSAD Tersenyum
Sabtu, 24 Des 2005 12:20 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah memastikan akan mengirimkan satu orang calon Panglima TNI ke DPR Januari 2006 mendatang. Tiga kepala staf TNI menjadi calon kuat pengganti Endriatono Sutarto yang telah menjabat sebagai penglima TNI sejak Juni 2002 lalu.KSAD Jenderal TNI Djoko Santoso yang menjadi salah seorang kandidat kuat Panglima TNI menolak berkomentar banyak. Ia tersenyum saat wartawan menanyakan kesiapan memangku jabatan pimpinan tertinggi di TNI tersebut."Yang menyebut saya sebagai calon itu media, bukan presiden. Jadi kita serahkan ke konstitusi, " kata KSAD Jenderal TNI Djoko Santoso usai upacara peringatan ulang tahun ke-56 Kodam Jaya, di Makodam, Jalan Mayjen Sutoyo, jakarta Timur, Sabtu (24/12/2005). Menurut Djoko, pencalonan Panglima TNI merupakan hak prerogatif presiden. Dengan demikian, siapa calon pengganti Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto, hanya presiden yang tahu.Ketika ditanya kesiapan menjabat jika ditunjuk menjadi panglima TNI, Djoko mengaku siap. "Sebagai tentara, tentu harus siap mengemban konstitusi yang berlaku," ujar dia. Sedikitnya ada 4 calon Panglima TNI yang masuk bursa pengganti Endriartono Sutarto. Selain KSAD Djoko Santoso, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Slamet Soebijanto, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Djoko Suyanto, serta mantan KSAD Jenderal Ryamizard Ryacudu.
(jon/)











































