Pulihkan Ekonomi, Walkot Semarang Tekankan Agar Warga Jaga Disiplin

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Senin, 15 Jun 2020 20:02 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Kamis (28/5/2020).
Foto: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. (Dok Humas Pemkot Semarang)
Jakarta -

Pemerintah Kota Semarang mulai melonggarkan kebijakan pengalihan arus untuk meningkatkan keran perekonomian masyarakat. Sejumlah ruas jalan yang semula ditutup pada masa pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) jilid 1 dan 2, saat ini pun telah mulai dibuka.

"Ya mulai Senin tadi beberapa ruas jalan kita buka, supaya ekonominya mulai berkembang menuju lebih baik," ujar Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dalam keterangan tertulis, Senin (15/6/2020).

Pria yang akrab disapa Hendi ini pun berharap perekonomian di Ibu Kota Jawa Tengah dapat kembali berangsur pulih dengan adanya pelonggaran pembatasan tersebut. Namun, ia tetap menekankan agar kedisiplinan masyarakat tetap dijaga di masa new normal.

"Insya Allah perjalanan ke depan nanti, kalau kita bersepakat bisa berdisiplin, kemudian ekonomi bisa kita jalankan, ya Insya Allah bisa lebih baik," tuturnya.

Hendi sendiri sebelumnya sempat menyinggung niatan untuk melakukan pelonggaran pembatasan kegiatan masyarakat secara bertahap di Kota Semarang. Pasalnya terkait new normal, Kota Semarang telah dipersiapkan lebih awal, dengan menetapkan PKM yang esensinya hampir sama dengan new normal untuk daerah yang memberlakukan PSBB.

Di mana sebelum melakukan kebijakan pembukaan ruas jalan, Hendi sudah lebih dulu mengeluarkan panduan kegiatan pada tempat ibadah, di tempat olah raga juga peningkatan batasan jumlah warga dalam suatu kegiatan, yang semula 10 orang menjadi 30 orang.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian dan Penertiban Dinas Perhubungan Kota Semarang Danang Kurniawan mengatakan untuk saat ini pembukaan jalan dilakukan sampai dengan hari Jumat.

"Guna menghindari keramaian dan kerumunan warga, pada akhir pekan mulai Jumat pukul 21.00 WIB hingga Senin pagi jam 06.00 WIB, ruas jalan kita tutup. Dengan kata lain, pembukaan ruas jalan kita lakukan sampai Jumat," ungkap Danang.

Sebagai informasi, berikut ruas jalan yang semula ditutup dan kemudian telah kembali dibuka antara lain, Jalan Dr. Wahidin, Jalan Lamongan, Jalan Tanjung, Jalan Ngesrep Timur V, Jalan Sukun Raya, Jalan Supriyadi dan Jalan Lamper Tengah. Selain itu, beberapa jalan protokol seperti Jalan Pemuda, Jalan Ahmad Yani, Jalan Pandanaran, Jalan Pahlawan dan Jalan Gajah Mada juga sudah difungsikan kembali.

(ega/ega)