Sekolah di Zona Hijau Segera Buka, Nadiem Masih Larang Kegiatan Ekskul

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Senin, 15 Jun 2020 19:13 WIB
Nadiem Makarim
Nadiem Makarim (Kemendikbud)
Jakarta -

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan sekolah di zona hijau dapat kembali buka pada Juli. Nadiem pun meminta siswa segera pulang usai belajar di sekolah.

"Pada masa transisi ini semua aktivitas di mana anak-anak itu bercampur berinteraksi antara kelas itu tidak diperbolehkan. Jadi selama masa transisi ini hanya boleh masuk ke kelas, langsung pulang," kata Nadiem dalam telekonferensi yang disiarkan di YouTube Kemendikbud RI, Senin (15/6/2020).

Nadiem juga meminta agar kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) dilarang di masa pandemi COVID-19. Dia juga ingin siswa tidak berkumpul di kantin selama dua bulan pertama.

"Jadinya aktivitas seperti kantin di mana anak-anak berkumpul dari berbagai macam kelas berkumpul itu tidak diperkenankan selama 2 bulan pertama. Juga kegiatan olahraga dan ekstrakurikuler itu belum diperbolehkan selama masa transisi," ujar Nadiem.

Nadiem menegaskan setiap kegiatan yang bersifat mengumpulkan orang banyak untuk ditiadakan selama beberapa waktu. Hal ini dimaksudkan guna menghindari potensi penyebaran virus COVID-19.

"Jadi esensinya adalah prinsipnya apapun aktivitas-aktivitas yang perkumpulan sifatnya, atau yang mencampur antara 1 kelas dan kelas lain itu belum diperbolehkan dalam masa transisi ini," terang Nadiem.

Sebelumnya, Mendikbud Nadiem Makarim mengatakan jadwal tahun ajaran 2020/2021 tidak akan berubah. Masa pembelajaran akan mulai pada Juli mendatang.

"Seperti yang telah saya informasikan sebelumnya tahun ajaran 2020 dan 2021 itu tidak berubah jadwalnya tetap saja pada bulan Juli 2021. Tapi jadwal itu tidak berdampak kepada metode apa, pembelajaran yang ada maupun daring atau tatap muka jadi kami tidak mengubah kalender pembelajaran," kata Nadiem dalam konferensi pers yang disiarkan di akun YouTube Kemendikbud, Senin (15/6).

Dia mengatakan Nadiem kemudian menjelaskan tidak semua sekolah yang ada di zona hijau dapat melangsungkan pembelajaran secara tatap muka di tahun ajaran 2020/2021. Dia mengatakan jenjang pendidikan sekolah yang paling tinggi yang dapat menggelar pembelajaran tatap muka.

Nadiem mengatakan pembukaan sekolah untuk daerah di zona hijau akan dilakukan melalui tiga tahap dengan jeda waktu selama dua bulan. Tahap pertama dilangsungkan bagi jenjang SMA, SMK, MA, MAK, SMTK, SMK dan sederajat. Tahap dua dilakukan dapat oleh SD, MI, dan Paket A, dan SLB. Sedangkan tahap ketiga dapat dilakukan oleh jenjang PAUD.

(gbr/gbr)