Jelang TSS Selat Sunda & Selat Lombok, Kemenhub Tingkatkan Patroli

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Senin, 15 Jun 2020 13:54 WIB
kapal patroli Kemenhub
Foto: Kemenhub
Jakarta -

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mengadakan rapat koordinasi penyusunan SOP dan persiapan gelar pasukan jelang pemberlakuan secara penuh bagan pemisahan jalur laut atau Traffic Separation Scheme (TSS) di Selat Sunda dan Selat Lombok pada tanggal 1 Juli 2020 mendatang.

Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) yang diwakili oleh Ramadhan mengatakan saat ini ada tiga persiapan yang akan dilakukan Kemenhub untuk meningkatkan patroli dan penegakan hukum jelang implementasi TSS Selat Sunda dan Selat Lombok tersebut.

"Pertama, penyusunan SOP kapal patroli KPLP tentang pengawasan tata cara lalu lintas di TSS selat Sunda Banten. Kedua, table top simulasi TSS lokasi di pangkalan PLP kelas I Tg. Priok pada tanggal 23 dan 24 Juni 2020. Ketiga, apel gelar kesiapan pada tanggal 27 Juni 2020 lokasi di kantor Distrik Navigasi kelas I Tanjung priok," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (15/6/2020).

Ia menambahkan tema pada kegiatan ini nantinya adalah Simulasi penegakan hukum di jalur TSS Selat Sunda dalam rangka menjamin keselamatan pelayaran untuk mendukung kelancaran jalur logistik nasional atau disingkat 'SIROLIGAKUM TSS 2020'.

Agar terselenggaranya acara ini dengan baik, kata dia, dibutuhkan sinergitas yang tinggi antardirektorat, UPT dan stakeholder lainnya supaya bisa berjalan dengan lancar.

"KPLP bersinergi dengan Direktorat Kenavigasian agar bisa berjalan dengan baik latihan ini dengan upaya ke depannya bisa berjalan dengan baik, aman, dan selamat," jelas Ramadhan.

Sebagai informasi, acara koordinasi itu berlangsung dari tanggal 13- 15 Juni 2020 dan dibuka oleh Direktur KPLP yang diwakili oleh Capt. Ramadhan Kasubdit Patroli dan Pengamanan di hotel Mercure Sabang Jakarta. Juga dihadiri oleh Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok Capt. Pujo Kurnia selaku salah satu koordinator acara ini, kata Capt. Ramadhan di Jakarta.

(mul/mpr)