Pedagang Pasar Warga Jati Baru Enggan Ikuti Tes Corona, Lurah Jemput Bola

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Senin, 15 Jun 2020 12:52 WIB
Puskesmas Tanah Abang Gelar Tes Corona di Pasar Binaan Warga Jati Baru (Foto: Tiara/detikcom)
Puskesmas Tanah Abang Gelar Tes Corona di Pasar Binaan Warga Jati Baru (Tiara/detikcom)
Jakarta -

Kegiatan tes massal virus Corona (COVID-19) digelar di Pasar Binaan Warga Jati Baru, Jakarta Pusat. Namun masih ada pedagang yang enggan mengikuti tes dengan berbagai alasan.

Pantauan di lokasi, Jalan Jati baru, Kampung Bali, Jakarta Pusat, pukul 11.00 WIB, Senin (15/6/2020), sebuah posko pemeriksaan telah didirikan di depan Pasar Binaan Warga Jati Baru. Sejumlah masyarakat dan pedagang sekitar mengikuti kegiatan tes massal terkait virus Corona ini.

Namun tidak semua pedagang bersedia diperiksa. Mengetahui hal tersebut, Lurah Kampung Bali Etik Kusmiati beserta aparat TNI dan Satpol PP berjalan menelusuri pasar.

Ketika tiba di salah satu lapak pedagang, Etik meminta identitas diri pedagang. Hal ini bertujuan agar pedagang bisa segera didaftarkan untuk melakukan tes COVID-19.

Mayoritas pedagang langsung memberikan identitasnya. Hanya, beberapa pedagang beralasan tidak membawa dompet ataupun identitas diri.

"Pak mana KTP-nya?" Kata Etik.

"Waduh, saya enggak bawa Bu," jawab salah satu pedagang.

Lurah Kampung Bali Etik KusmiatiLurah Kampung Bali Etik Kusmiati (Tiara Aliya Azzahra/detikcom)

Etik mengungkapkan, Puskesmas Tanah Abang telah menyiapkan 100 rapid test kit. Sejak kegiatan ini dimulai pukul 09.00 WIB, sampai saat ini masih tersisa 20 test kit.

"Tadi kesiapan dari jam 8 tapi mulai rapid test jam 9. Sampai saat ini dari target 100, masih kurang 20 orang. Kita akan jemput bola lagi ke sisi kanan karena sisi tengah dan kiri sudah tinggal sisi kanan," tutur Etik.

Etik mengatakan masih banyak pedagang yang beralasan toko tidak ada yang jaga sehingga enggan mengikuti tes Corona. Meskipun mendapat penolakan, Etik berusaha memberikan pengertian kepada pedagang.

"Kan mereka kadang-kadang dengan alasan, nanti kita nggak ada yang jaga. Gitu kan. Kios kita nggak ada yang jaga. Ya udah KTP dulu setelah itu daftar. Setelah daftar dipanggil gini, tidak datang ya kita jemput lagi," jelasnya.

"Walaupun ada pedagang yang menolak tapi kita beri tahu ini loh buat kesehatan kita semua. Daripada pasar ini ditutup lebih baik kita sehat dulu," sambung Etik.

Sebelumnya diberitakan, Puskesmas Kecamatan Tanah Abang menggelar tes virus Corona (COVID-19) massal. Kegiatan ini digelar di area Pasar Binaan Warga Jati Baru.

Selain rapid test, terdapat 40 swab test atau PCR dalam kegiatan hari ini. Masyarakat yang diperiksa terdiri dari pedagang pasar, warga Kelurahan Kampung Bali dan petugas sekitar.

Simak video 'Melihat New Normal di Pasar Tanah Abang yang Kembali Bergeliat':

(elz/ear)