New Normal New Spirit

Surat Cinta Gugus Tugas: Semangat Salat Berjamaah Imbang dengan Atasi Wabah

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Senin, 15 Jun 2020 08:04 WIB
masjid al akbar gelar salat jumat
Ilustrasi salat di Masjid Al Akbar, Jawa Timur (Amir Baihaqi/detikcom)
Jakarta -

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 terus mengirim surat cinta untuk masyarakat. Peringatan positif itu terus dikirim untuk mengingatkan masyarakat supaya tetap menerapkan protokol kesehatan demi menangkal virus Corona.

Saat dilihat detikcom pada Senin (15/6/2020), Gugus Tugas mengirim pesan soal salat berjamaah agar tetap memperhatikan jaga jarak.

"Semangat salat berjamaah berimbang dengan semangat mengatasi wabah. Di Masjid selalu jaga jarak, pakai masker, dan sering cuci tangan pakai sabun," demikian pesan singkat dari Gugus Tugas.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo menyatakan kampanye terus-menerus ini dilakukan untuk terus mengingatkan kesadaran masyarakat. "Kampanye terus menerus agar timbul kesadaran masyarakat," demikian disampaikan Doni Monardo.

Imbauan untuk terus menjaga kesehatan memang tak henti disampaikan gugus tugas. Pada Minggu (7/6/2020) lalu SMS berisi pesan serupa juga dikirimkan ke masyarakat. Tak hanya diri sendiri, masyarakat juga diajak saling mengingatkan soal pentingnya menjaga kesehatan.

"Jangan ragu mengingatkan orang lain agar jaga jarak lebih dari 1 menter dan cuci tangan pakai sabun. Wabah hanya bisa diatasi bersama-sama," demikian imbauan Gugus Tugas.

Pada saat ramai jelang mudik lebaran gugus tugas juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudik. Masyarakat yang tidak mudik disebut sebagai pejuang yang menyelamatkan bangsa dari wabah berbahaya.

Ibadah Salat Jumat kembali digelar di sejumlah tempat di indonesia. Berikut foto-foto suasana Salat Jumat yang digelar dari Magelang, Yogyakarta dan Solo.Ibadah Salat Jumat kembali digelar di sejumlah tempat di indonesia. Ini adalah foto suasana Salat Jumat di kawasan Magelang, Yogyakarta dan Solo. Foto: Agung Mardika/detikcom.

Simak video 'Ketua ICMI: Mari Mulai New Normal dari Tempat Ibadah, Bukan Mal':