Transmart Dapat Dukungan Kemnaker Hadapi New Normal

Yudistira Imandiar - detikNews
Minggu, 14 Jun 2020 11:07 WIB
Transmart
Foto: Transmart Carrefour
Jakarta -

PT Trans Retail Indonesian mendapatkan dukungan dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dalam menghadapi fase tatanan kehidupan baru atau new normal. PT Trans Retail Indonesia dianggap disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam menjalankan bisnis ritel Transmart Carrefour.

"PT Trans Retail Indonesia berhasil menjadi perusahaan yang berkomitmen penuh dalam menjalankan protokoler kesehatan pada aktivitas
yang dilakukan sehari-hari, sehingga sejauh ini tidak tercatat ada pekerja yang dinyatakan positif COVID-19. Kami mengapresiasi dan mendukung penuh seluruh usaha perusahaan ini dalam menjaga kesehatan pekerja dan juga tentu pelanggannya," ungkap Direktur Bina Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kemnaker Muhammad Idham dalam keterangan resmi Transmart Carrefour, Minggu (14/6/2020).

Sebagai bentuk dukungan, Kemnaker memberikan peralatan kesehatan dan kebersihan kepada PT Trans Retal Indonesia, antara lain masker berstandar medis, hand sanitizer, dan cairan disinfektan. Perlengkapan pelindung diri tersebut nantinya akan diberikan ke seluruh pekerja PT Trans Retail Indonesia guna memberikan keamanan di masa persiapan era new normal.

"Tentu merupakan sebuah kehormatan bagi kami sebagai perusahaan, karena mendapat perhatian dan dukungan langsung dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia ini," ujar Vice President Corporate Communication PT Trans Retail Indonesia, Satria Hamid.

Satria menjelaskan, bantuan dari Kemnaker disalurkan ke pekerja di kantor pusat dan gerai di sejumlah wilayah. PT Trans Retail Indonesia, ungkap Hamid, juga melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan kerja kantor pusat.

"Kami akan salurkan bantuan ini ke seluruh pekerja kami, baik yang ada di kantor pusat, serta yang bekerja di gerai. Kegiatan ini pun akan dilanjutkan pada Sabtu 13 Juni 2020 ini dengan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di area kerja kantor pusat dengan didampingi oleh pihak Binwanasker K3 (Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, red) Kementerian Ketenagakerjaan," kata Satria.

(akn/ega)