Round-Up

11 Hari Pelarian Suami Usai Pukuli Istri Gegara Gaji

Tim Detikcom - detikNews
Sabtu, 13 Jun 2020 09:04 WIB
one caucasian couple man and woman expressing domestic violence in studio silhouette   on white background
Foto: Dok. iStock
Pekanbaru -

Pelarian DPH (41), suami yang diduga tega memukuli istrinya di Rokan Hulu, Pekanbaru, Riau, ini akhirnya berakhir. DPH menyerahkan diri setelah 11 hari melarikan diri.

DPH sebelumnya dicari polisi setelah istrinya (ML) melaporkannya ke polisi. Kapolres Rohul AKBP Dasmin Ginting mengatakan DPH kemudian dibawa ke kantor polisi untuk menjalani proses hukum.

"Polisi telah melakukan penyelidikan dan penggalangan terhadap keluarga pelaku agar membujuk pelaku segera menyerahkan diri dan akhirnya, Kamis (10/6) sekitar pukul 08.00 WIB, salah seorang anggota keluarga pelaku mengatakan bahwa pelaku ingin menyerahkan diri. Mendapat informasi tersebut, tim kemudian datang ke rumah pelaku," ujarnya.

Cerita berawal ketika ML melapor polisi karena dia mendapatkan KDRT dari suaminya. DPH tega memukul istrinya diduga karena meminta uang gaji.

Pejabat Humas Polres Rohul Ipda Ferry menjelaskan laporan diterima pada Selasa, 2 Juni 2020, di Mapolres Rohul. Dengan pelaporan tersebut, kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ini akan ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku.

Korban saat melapor ke polisi didampingi Dinas Sosial Pemkab Rohul. Korban berinisial M (35) ini adalah warga Perumahan Afdeling I PT SAMS, Desa Muara Dilam, Kecamatan Kunto Darussalam.

Selanjutnya
Halaman
1 2