Antrean Online Klaim JHT Penuh Terus? Coba Cara Ini

Yudistira Imandiar - detikNews
Jumat, 12 Jun 2020 18:18 WIB
BPJamsostek
Foto: dok BPJAMSOSTEK
Jakarta -

Peserta BPJS Ketenagakerjaan yang berhenti dari tempat kerja atau terkena PHK dapat mengajukan pencairan Jaminan Hari Tua (JHT) secara online. Namun, beberapa waktu ke belakang sejumlah peserta menemui kendala antrian online yang selalu penuh.

Masalah tersebut ditengarai terjadi karena melonjaknya jumlah klaim JHT, akibat gelombang PHK di masa pandemi virus Corona.

Diungkapkan Deputi Direktur Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga BPJAMSOSTEK Irvansyah Utoh Banja, peningkatan jumlah klaim JHT meningkat sejak akhir April hingga awal Juni 2020. Utoh memaparkan, akumulasi klaim JHT sejak Januari hingga 10 Juni 2020 sudah ada 922 ribu klaim.

"Ada lima Kanwil (kantor wilayah BPJAMSOSTEK, red) yang bebannya paling berat (banyak klaim JHT), yang pertama Kanwil DKI (Jakarta), Kanwil Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur. Yang berat bebannya itu kantor-kantor yang ada di kota penyangga, kawasan industri karena banyak pekerja yang tinggal di daerah tersebut," papar Utoh saat ditemui di Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Cikokol Tangerang, Jumat (12/6/2020).

Utoh menjelaskan, proses klaim JHT secara online dapat dilakukan di kantor cabang manapun seluruh Indonesia, sehingga peserta dapat memilih kantor cabang di daerah manapun jika di daerahnya sudah penuh. Nantinya, peserta akan diverifikasi oleh customer service (CS) dari kantor cabang yang dipilih.

"Walaupun kita sudah punya pelayanan yang offline ini, kita tetap mengimbau peserta menggunakan layanan online. Layanan online itu bisa memilih kantor cabang. Kalau kesulitan di lima kantor wilayah itu, coba daerah lain, ke Aceh, Papua, nggak masalah," papar Utoh.

Ia juga mengingatkan peserta BPJAMSOSTEK untuk melengkapi data saat proses verifikasi. Jika data lengkap, sebut Utoh, proses pencairan JHT menjadi lebih cepat.

Kendala lainnya, kata Utoh, peserta tidak menjawab panggilan video dari CS yang akan memverifikasi data. Padahal, salah satu syarat agar JHT bisa diberikan, yakni data peserta lengkap dan sudah diproses verifikasi.

Tonton juga video 'Begini Skema Bantuan Iuran BPJS di 2020-2021':

(ega/ega)