14 Anak Panti Asuhan di Kalsel Positif Corona, Kondisi Baik dan Ceria

Muhammad Risanta - detikNews
Kamis, 11 Jun 2020 21:42 WIB
Poster
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Banjarbaru -

Sebanyak 14 anak panti asuhan di kawasan Kecamatan Gambut, Banjar, Kalimantan Selatan, terkonfirmasi positif Corona. Kondisi seluruhnya saat ini baik dan ceria.

Kepala Karantina Gedung Balai Pendidikan dan Pelatihan Diklat (BPPD) COVID-19 Kalsel dr Hera mengatakan belasan anak panti asuhan yang positif itu sudah menjalani karantina di Gedung Balai Pendidikan dan Pelatihan Diklat (BPPD) Kalsel.

"Alhamdulillah kondisinya baik dan mereka ceria menjalani masa karantina di sini. Kami masih menunggu hasil lab swab mereka yang diambil di sini dua kali. Sebelumnya mereka terkonfirmasi positif dari hasil swab di Kabupaten Banjar. Mudah-mudahan swab dua kali ini hasilnya negatif, jadi mereka bisa pulang," ujar Hera, Kamis (11/6/2020).

Belasan anak panti itu dites swab pada 16 Mei oleh Dinkes Kabupaten Banjar. Mereka lalu menjalani karantina di Gedung BPPD pada 30 Mei.



Hera menuturkan, selama dikarantina, 14 anak itu pun tetap melakukan aktivitas seperti biasa, tanpa keluhan sedang hingga berat. Bahkan tadi siang sejumlah anak panti asuhan ini terlihat melakukan aktivitas membaca dan bermain catur sebelum melaksanakan salat Asar di musala.

Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, total penghuni panti asuhan tersebut 27 anak. Sebanyak 13 anak lainnya yang tidak tertular virus Corona langsung dipulangkan ke rumah masing-masing.

Panti asuhan akhirnya ditutup dan disetrilisasi demi mencegah meluasnya persebaran virus Corona dalam satu kawasan. Koordinator Karantina Provinsi Kalimantan Selatan Sukamto mengatakan, untuk mencegah penularan COVID-19, pasien terkonfirmasi positif tidak boleh melakukan karantina mandiri.



Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kalsel mewajibkan seluruh pasien positif masuk di gedung karantina yang telah disiapkan oleh pemerintah provinsi.

"Nah tamu kami di sini adalah mereka yang sudah terkonfirmasi COVID-19. Jangan khawatir, di sini mereka dilayani dengan baik, mulai cek kesehatan setiap saat, pemberian asupan gizi dan vitamin. Selain itu, lokasinya sangat indah dan nyaman, sehingga membuat mereka yang menjalani karantina kesehatan merasa betah. Terbukti mereka yang sembuh banyak menyarankan kawan dan kerabatnya yang terkonfirmasi namun tanpa gejala untuk menjalani perawatan di rumah karantina saja," kata Sukamto.

(idn/idn)