Ribuan Pasukan AS akan Ditarik dari Irak Tahun 2006
Jumat, 23 Des 2005 14:24 WIB
Jakarta - Pemerintah Amerika Serikat akan menarik mundur dua brigade tempur dari Irak pada tahun 2006 mendatang. Jumlah pasukan yang akan ditarik pulang antara 5 ribu dan 9 ribu personel.Demikian diumumkan Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serikat Donald Rumsfeld seperti diberitakan kantor berita AFP, Jumat (23/12/2005).Hal tersebut disampaikan Rumsfeld di depan sekitar 300 tentara AS di kota Fallujah, sekitar 50 kilometer sebelah barat ibukota Baghdad."Penyesuaian yang sedang diumumkan ini adalah pengakuan akan kemajuan rakyat Irak dalam melanjutkan tanggung jawab atas negara mereka," ujar petinggi negeri adikuasa itu. Dikatakannya, penarikan pasukan akan mulai dilakukan setelah pemerintahan baru Irak terbentuk.Pemerintahan baru Irak diharapkan terbentuk pada awal tahun 2006 menyusul pemilihan umum pada 15 Desember lalu, yang hasil finalnya belum diketahui.Dalam kesempatan itu, Rumsfeld juga menegaskan bahwa pasukan AS datang ke Irak bukan untuk menduduki negara itu. "Biar saya perjelas, tantangan ke depan, baik militer, politik, ekonomi, tidak akan mudah. Amerika Serikat seperti yang kalian semua tahu, tidak datang ke Irak untuk minyak, bukan untuk menduduki. Kita datang ke sini hanya untuk membantu," tandas Rumsfeld.
(ita/)











































