KPK Panggil Anak Nurhadi Jadi Saksi Kasus Suap-Gratifikasi Rp 46 Miliar

Ibnu Hariyanto - detikNews
Kamis, 11 Jun 2020 10:49 WIB
Gedung KPK
Gedung KPK (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Penyidik KPK memanggil anak Eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi, Rizqi Aulia Rahmi jadi saksi dalam kasus suap-gratifikasi Rp 46 miliar yang menjerat ayahnya. Rizqi dijadwalkan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Hiendra Soenjoto.

"Yang bersangkutan dipanggil sebagai saksi untuk tersangka HSO (Hiendra Soenjoto)," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (11/6/2020).

Riqzi juga merupakan istri dari Rezky Herbiyono. Rezky sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Rizqi sebelumnya pernah dipanggil KPK sebanyak 2 kali pada tanggal 13 Februari 2020 dan 24 Februari 2020. Namun, di dua panggilan itu Rizqi tidak hadir ke KPK.

Selain itu, KPK juga memanggil saksi lain atas nama Hanjaya Adikarjo hari ini. Hanjaya juga bakal diperiksa jadi saksi untuk Hiendra.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Hiendra bersama Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono (RHE), menjadi tersangka kasus suap dan gratifikasi senilai Rp 46 miliar terkait pengurusan sejumlah perkara di MA. Penerimaan tersebut terkait perkara perdata PT MIT melawan PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) (Persero) pada 2010.

Kemudian, pada Senin (1/6), Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono (RHE), ditangkap KPK di sebuah rumah di kawasan Simprug, Jakarta Selatan. Nurhadi dan Rezky ditangkap KPK setelah menjadi buron selama hampir 4 bulan.

Kedua tersangka itu kini ditahan di Rutan KPK. Namun, hingga kini Hiendra belum juga tertangkap.

(ibh/mae)