PPDB Jakarta: Kuota Siswa Kurang Mampu SMP-SMA 25%, SMK 35%

Arief Ikhsanudin - detikNews
Kamis, 11 Jun 2020 10:38 WIB
Sejumlah orang tua memilih seragam sekolah di kawasan Pasar Baru, Jakarta, Selasa (12/7). Menjelang tahun ajaran baru yang akan dimulai pekan depan, sejumlah toko penjualan perlengkapan sekolah mulai didatangi warga.
Gambar ilustrasi, tidak berhubungan dengan berita: Seorang calon siswa membeli seragam sekolah. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Hari ini tahapan prapendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) Jakarta dibuka. Ada alokasi khusus untuk calon siswa SMP, SMA, dan SMK dari kalangan keluarga kurang mampu.

Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta (Disdik DKI) menjelaskan lewat keterangan pers tertulis, Kamis (11/6/2020), jalur untuk siswa kurang mampu ini disebut sebagai jalur afirmasi dan menjadi satu dari 6 jalur yang ada dalam PPDB DKI.

"Jalur afirmasi merupakan jalur yang disediakan untuk peserta didik dari keluarga kurang mampu," kata Disdik DKI.

Kuota jalur afirmasi untuk SMP dan SMA naik dari yang semula 20% menjadi 25%. Kuota jalur afirmasi untuk SMK naik dari yang semula 20% menjadi 35%.

"Kebijakan PPDB DKI Jakarta memberikan ruang bagi masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan di sekolah negeri, serta meminimalisir terjadinya ketimpangan sosial," kata Disdik DKI.

Prapendaftaran PPDB Jakarta dibuka hari ini hingga 3 Juli nanti, kecuali Minggu dan libur nasional. Calon siswa dapat mengakses situs ppdb.jakarta.go.id untuk melakukan tahapan prapendaftaran.

(dnu/fjp)