Warga Poso Demo Minta Kasus 3 Petani Diduga Korban Salah Tembak Diusut

Muhammad Qadri - detikNews
Kamis, 11 Jun 2020 09:40 WIB
Massa di Poso menggelar demo terkait 3 warga diduga jadi korban salah tembak.
Massa di Poso menggelar demo terkait 3 warga diduga jadi korban salah tembak. (Qadri/detikcom)
Poso -

Massa yang tergabung dalam Solidaritas Muslim Poso meminta kasus tewasnya tiga warga yang diduga korban salah tembak aparat Satgas Tinombala diusut tuntas. Massa sempat menggelar aksi di kantor DPRD Poso.

Aksi damai dengan membawa bendera Merah Putih dan bendera tauhid berwarna hitam berlangsung di Polres Poso dan di Kantor DPRD Poso pada Rabu (10/6/2020) kemarin.

"Jika tidak ada kejelasan hukum atas kejadian salah tembak terhadap warga Poso Pesisir, maka tidak menutup kemungkinan aksi ini akan terjadi lebih lama lagi. Selain itu, kemungkinan besar masyarakat Poso sudah tidak akan percaya lagi dengan kepolisian," kata korlap aksi, Sugianto Kaimuddin, di depan kantor Polres Poso.

Menurut Sugianto, terbentuknya Satgas Tinombala sejak 2016 merupakan hal yang baik bagi warga Poso. Tetapi, lanjutnya, sejak adanya korban di wilayah Desa Tambarana, yakni almarhum Qidam Alfariski, Sarifudin, dan Firman, situasi di wilayah Poso semakin mencekam, khususnya bagi petani di wilayah Poso Pesisir.

Tonton juga video 'Polisi Ditembak Kelompok Sipil Bersenjata di Poso':

Selanjutnya
Halaman
1 2