Atasi PHK, 7.000 Lowongan Kerja Ditawarkan di Solo

Atasi PHK, 7.000 Lowongan Kerja Ditawarkan di Solo

- detikNews
Jumat, 23 Des 2005 13:04 WIB
Solo - Selama dua hari ke depan, Balaikota Solo akan dijejali belasan ribu orang yang mengadu nasib. Mereka menjajal peruntungan dengan mendaftarkan diri pada 7.000 lowongan pekerjaan yang ditawarkan olej 30 perusahaan. Program ini diadakan untuk mengurangi ledakan pengangguran pasca-PHK massal di sejumlah perusahaan.Bursa lowongan kerja itu dibuka hari ini, Jumat (23/12/2005) pagi. Sebelum acara dimulai ribuan orang telah memadati pendopo balaikota, tempat digelarnya acara. Begitu dinyatakan dibuka, mereka segera berjubel memperebutkan formulir. Ribuan formulir langsung ludes.Menurut Disnakertrans Kota Solo, Sundjojo, acara akan digelar hingga Sabtu besok dengan jam buka 09.00-17.00 WIB dan digelar secara gratis. Seluruh biaya ditanggung Pemprov Jateng dan peserta tidak dipungut biaya apa pun karena memang acara itu dimaksudkan untuk membantu para penganggur."Acara ini diharapkan dapat mengurangi jumlah pengangguran, apalagi di Solo dan sekitarnya dalam beberapa waktu terakhir banyak terjadinya PHK, khususnya di perusahaan tekstil. Peminat bisa memasukkan lamaran ke lebih dari satu perusahaan dengan kualifikasi dari pendidikan SD hingga S1,'' ujarnya usai acara pembukaan, Jum'at (23/12/2005).Dipaparkannya, data yang dimiliki Disnaker Pemprov Jateng menyebutkan pada tahun 2004 jumlah pencari kerja di Jateng mencapai 14,8 juta orang dengan kesempatan kerja 13,6 juta. Dengan angka tersebut jumlah penganggur di provinsi tersebut mencapai 1,2 juta. Itu masih ditambah 3 juta orang yang masuk dalam kategori setengah pengangguran.Angka tersebut belum termasuk jumlah penganggur korban PHK pasca-kenaikan harga BBM tahun 2005. "Di Solo jumlah pengangguran hingga tahun 2004 mencapai 26.000 orang. Sedangkan pada tahun 2005, tambahan pengganguran di Kota Solo akibat PHK belum dapat kami laporkan. Padahal sejauh kita tahu ratusan karyawan yang telah di-PHK tahun ini," ujarnya.Untuk mengantisipasi ledakan penganggur tersebut maka pihak Pemprov berinisiatif memfasilitasi bertemunya pencari kerja dengan pengguna tenaga kerja. Ada 30 perusahaan dari sejumlah kota di Indonesia yang diminta untuk 'membuka stand lowongan' di bursa tersebut. Perusahaan itu datang dari berbagai kota seperti Jakarta, Bogor, Semarang, Batam maupun di sekitar Solo sendiri. Bidang kerja yang ditawarkan meliputi perbankan, garmen, asuransi, farmasi, operator elektronik hingga TKW dan TKI. Di antaranya 1.200 tenaga penjahit di Batam dan 100 operator elektronik di Batam, 250 perakit elektronik, perusahaan sarung tangan dan mebeler di Malaysia, 300 posisi sebegai TKI/TKW di Hongkong dan Singapura dan lain-lainnya. (nrl/)


Berita Terkait