Abaikan Protokol COVID-19, Turis Kumpul Nikmati Sunset di Canggu Dibubarkan

Angga Riza - detikNews
Rabu, 10 Jun 2020 22:02 WIB
Sejumlah turis yang berkumpul di bar di Canggu, Kuta, Bali, dibubarkan karena abai terhadap protokol kesehatan (dok. Istimewa)
Sejumlah turis yang berkumpul di bar di Canggu, Kuta, Bali, dibubarkan karena abai terhadap protokol kesehatan. (Foto: Istimewa)
Badung -

Sejumlah turis berkerumun menikmati momen matahari terbenam (sunset) di salah satu bar di Canggu, Kuta Utara, Badung, Bali. Kerumunan tersebut lalu dibubarkan polisi dan pihak desa setempat karena mengabaikan protokol COVID-19.

Kapolsek Kuta Utara Kompol Marzel Doni Siahaya mengatakan Bar tersebut memang diizinkan untuk dibuka oleh pihak desa setempat. Namun para pengunjung dan pemilik disyaratkan menaati protokol COVID-19.

"Nah, itu juga saya belum tahu itu juga dari desa mengeluarkan, artinya dari desa bilangnya sudah memberikan silakan membuka tapi patuhi protokol. Saya dapet begitu kan dimana-mana kan juga seperti itu, mereka silakan buka tapi tidak mematuhi dengan protokol kesehatanya itu harus dipatuhi jaga jarak pakai masker dan cuci tangan," kata Marzel saat dimintai konfirmasi detikcom, Rabu (10/6/2020).

Para turis berkerumun menikmati sunset setelah bar dibuka sore tadi. Saat ini polisi dan pihak desa setempat telah membubarkan dan menutup kembali bar tersebut. Pemilik bar akan diminta berjanji untuk mematuhi protokol COVID-19.

"Nah itu juga kita tidak tahu, terus malem sore itu juga banyak bule di situ, tidak ada (koordinasi) itu makanya tadi sekarang terlalu banyak akhirnya kami dengan pihak desa juga akhirnya membubarkan kegiatan itu menutup kembali sampai nanti pihak pemilik berjanji dia mengatur untuk mengikuti protokol kesehatan seperti itu. Baru hari ini aja, baru sore tadi jam 5 kalau nggak salah itu dapat laporan saya," ungkap Marzel.

Dia juga meminta pemilik bar tegas melarang masuk bagi pengunjung yang tidak mengenakan masker.

"Nah ya bule-bule ini kan agak susah mereka itu sudah diperingati masuk pun begitu kata pihak kafe makanya saya suruh ke pemilik untuk harus tegas," tegas Marzel.

(jbr/jbr)