Kurangi Limbah Medis, Pemkot Semarang Sediakan Bilik Uji Swab

Yudistira Imandiar - detikNews
Rabu, 10 Jun 2020 19:20 WIB
Pemkot Semarang
Foto: Pemkot Semarang
Jakarta -

Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menyediakan COVID Swab Booth di RSUD KRMT dan Kantor Diklat Kota Semarang. Keberadaan bilik uji swab tersebut dibuat guna memberi kemudahan dan keamanan bagi tenaga medis dalam menguji swab kepada banyak orang.

"Dengan adanya bilik tes swab seperti ini, harapannya mampu meningkatkan efisiensi pengujian, kenyamanan, serta keamanan petugas, juga pasien. Karena menggunakan bilik seperti ini dapat menghemat waktu pengambilan sample, serta mengurangi limbah medis," kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi melalui keterangan tertulis, Rabu (10/6/2020).

Jika bilik swab dapat berfungsi secara maksimal, lanjut pria yang akrab disapa Hendi, diharapkan dapat menghemat penggunaan APD yang biasanya digunakan saat tenaga medis melakukan tes swab. Banyaknya tes massal yang dilakukan di Kota Semarang membuat kebutuhan APD penanganan COVID-19 meningkat.

"Semoga dapat berfungsi secara maksimal, dan ke depannya akan banyak tersedia Covid Swab Booth seperti ini di kota Semarang, sehingga kita dapat dengan cepat memetakan persebaran virus COVID-19 ini," tutur Hendi.

Sementara itu, Direktur Utama RSUD KRMT Wongsonegoro dr. Susi Herawati menerangkan keterbatasan APD bagi para tenaga medis di rumah sakit, menjadi salah satu alasan pembuatan bilik tes swab. Adanya bilik uji mengurangi kontak langsung tenaga medis dengan orang yang dites swab. Sebab, mereka cukup mengeluarkan tangan dari bilik untuk mengambil sampel pasien sehingga mengurangi penggunaan APD.

"Saat ini swab booth yang sudah ada ini juga digunakan untuk melayani masyarakat umum yang telah memenuhi persyaratan untuk dapat memanfaatkannya," ungkap Susi.

(akn/ega)