WNI yang Curi Tas Louis Vuitton Rp 105 Juta di Melbourne Disidang 2 Oktober

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Rabu, 10 Jun 2020 14:47 WIB
Logo Louis Vuitton LV
Foto ilustrasi (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Seorang warga negara Indonesia (WNI) ditangkap polisi di Bandara Melbourne, Australia, atas tuduhan pencurian tas bermerek Louis Vuitton di Melbourne, Australia. Pihak KJRI Melbourne angkat bicara tentang peristiwa tersebut.

"Pencurian dilakukan oleh seorang perempuan berkewarganegaraan Indonesia di toko Louis Vuitton Melbourne, Whiteman Street Complex, pada 19 Mei 2020," kata Korfung Protkons KJRI Melbourne, Faisal, saat dikonfirmasi pada Rabu (10/6/2020).

Sayangnya, pihak KJRI Melbourne tidak dapat memberikan informasi lebih lanjut terkait kejadian itu. Faisal mengatakan saat ini WNI tersebut masih menunggu proses persidangan yang akan berlangsung pada 2 Oktober 2020.

"Otoritas terkait di Melbourne tidak dapat memberikan detail informasi lebih lanjut, karena adanya Privacy Act yang berlaku di Australia. Saat ini yang bersangkutan, di bawah jaminan, menunggu proses sidang tanggal 2 Oktober 2020 nanti," ujar Faisal.

Faisal mengungkapkan belum ada anggota keluarga WNI tersebut yang menghubungi pihak KJRI Melbourne. Namun, Faisal memastikan KJRI Melbourne akan memberikan bantuan pendampingan agar hak-hak WNI itu tetap terpenuhi.

"Sejauh ini belum ada pihak keluarga yang menghubungi KJRI Melbourne. Sebagaimana kasus-kasus lain, KJRI tentunya siap memberikan bantuan kekonsuleran dan memastikan hak-hak hukum yang bersangkutan dipenuhi," tutur Faisal.

Selanjutnya
Halaman
1 2