AC Ini Terapkan Teknologi Pemurnian Udara, Hasilkan Udara Bersih

Nurcholis Maarif - detikNews
Rabu, 10 Jun 2020 09:45 WIB
Panasonic
Foto: dok Panasonic
Jakarta -

Panasonic menerapkan teknologi nanoe™ ke berbagai produk pendinginnya. Tak hanya mendinginkan ruangan, teknologi ini juga berfungsi untuk menjaga kualitas udara yang sehat dan bersih dalam ruangan.

Teknologi nanoe™ ini dapat menghilangkan bau tidak sedap, efektif menonaktifkan hingga 99% mikrooganisme seperti bakteri, virus, jamur, alergen, serbuk sari, dan zat berbahaya di udara (terdapat pada PM2.5), bahkan yang menempel di serat kain sekalipun dan juga dapat melembapkan kulit serta rambut.

Salah satu produk Panasonic yang menggunakan teknologi ini ialah AC Panasonic 2 IN 1 (AC + Air Purifier) pada model AC inverter XU-VKP Series (1PK-2.5PK).

President Director PT. Panasonic Gobel Indonesia, Seigo Saifu mengatakan dalam kondisi pandemi sekarang ini, kualitas udara dalam ruangan sudah menjadi faktor penting bagi masyarakat sebagai bagian menjaga kesehatan.

"Kami selalu berupaya menghadirkan teknologi yang tidak hanya canggih, tetapi juga bernilai tambah pada upaya kami meningkatkan kualitas hidup masyarakat dunia, terutama yang tinggal di Indonesia, sesuai dengan tagline kami 'A Better Life, A Better World'," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (9/6/2020).

"Kami berharap teknologi nanoe™ dapat memenuhi kebutuhan dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih memperhatikan kualitas udara yang bersih dan sehat, sehingga akan berdampak positif bagi kesehatan dan menjalani kehidupan yang lebih baik," imbuhnya

Sementara menurut General Manager Air Conditioner PT Panasonic Gobel Indonesia, Diana Wijaya, sebagai perusahaan yang telah berpengalaman selama 60 tahun, Panasonic menawarkan solusi tata udara yang optimal melalui teknologi nanoe™.

"Panasonic selalu berupaya untuk terus mendorong peningkatan kualitas udara melalui pengembangan berbagai produk dan teknologi terbarukan. Oleh karena itu, Panasonic mampu menghasilkan udara bersih yang menjadikan lingkungan aman dari penyebaran bakteri maupun virus berbahaya, sehingga dapat memberi manfaat bagi kesehatan masyarakat," tutup Diana.

(ads/ads)