Masih Marak Perburuan Penyu, Kelompok Pemuda di Polman Patroli Malam

abdy febriady - detikNews
Selasa, 09 Jun 2020 17:16 WIB
Komunitas Sahabat Pesisir di Polewali Mandar berusaha menyelamatkan keberadaan penyu dengan berpateroli malam.
Foto: Abdy Febriady/detikcom
Polewali Mandar -

Sekelompok pemuda yang tergabung dalam Komunitas Sahabat Pesisir di kawasan pesisir pesisir Pantai Babatoa, Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian, Polewali Mandar, terus berupaya melestarikan keberadaan penyu. Berbekal alat seadanya, mereka berpatroli di malam hari, untuk mengamankan telur penyu dari sasaran para pemburu liar.

"Sudah lima tahunan kita melakukan kegiatan ini, tapi baru empat tahun aktif, soalnya sebelumnya kita fokus pada konservasi mangrove dan terumbu karang, ini kita lakukan karena masih maraknya perburuan telur penyu untuk diperjual belikan, dari situlah teman-teman melakukan patroli setiap musim bertelur antara bulan lima sampai delapan," terang Ketua Sahabat Pesisir Ashari kepada wartawan, Selasa sore (09/06/20).

Menurut Ashari, kurangnya tenaga merupakan salah satu kendala terberat dalam upaya menyelamatkan telur penyu dari incaran para pemburu, "Tantangan yang kita hadapi tantangan karena jumlah pemburu telur penyu lebih banyak dari jumlah teman-teman yang melakukan patroli," ungkapnya.

Komunitas Sahabat Pesisir di Polewali Mandar berusaha menyelamatkan keberadaan penyu dengan berpateroli malam.Komunitas Sahabat Pesisir di Polewali Mandar berusaha menyelamatkan keberadaan penyu dengan berpateroli malam. Foto: Abdy Febriady/detikcom



Kata dia, dalam sekali musim, terpantau sedikitnya tiga puluh ekor penyu yang melakukan pendaratan di pesisir Pantai Babatoa, untuk bertelur. "Namun dari jumlah itu, tidak banyak yang dapat kita selamatkan, biasanya hanya sekira sepuluh lubang telur saja yang bisa diamankan, selebihnya berhasil diambil para pemburu untuk diperjual belikan." terang Ashari sedih.

Untuk menunjang upaya Sahabat Pesisir menyelamatkan telur penyu, Ashari mengaku mengandalkan dana patungan para relawan, serta warga yang bersedia mengadopsi telur penyu hingga menetas menjadi tukik, untuk kemudian di lepas liarkan kembali ke habitatnya.

"Salah satu bentuk bantuan dalam bentuk donasi, atau mereka bisa mengadopsi lubang telur penyu yang kita dapatkan," terangnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2