7 Terminal di Jabodetabek Kembali Layani Bus AKAP, Ini Daftarnya

Dwi Andayani - detikNews
Senin, 08 Jun 2020 21:13 WIB
Aktivitas di Terminal Pulogebang nampak sibuk. Pasalnya ribuan orang memadati terminal itu untuk mudik jelang lebaran.
Ilustrasi Terminal Pulogebang. (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Sejumlah terminal bus di Jabodetabek kembali beroperasi menyusul selesainya larangan sementara mudik. Sebanyak tujuh terminal kembali melayani bus AKAP mulai hari ini.

"Menyusul selesainya perpanjangan larangan sementara penggunaan sarana transportasi dalam rangka pengendalian transportasi mudik/balik Idul Fitri 1441 H pada tanggal 7 Juni 2020, terminal-terminal bus di Jabodetabek kembali dibuka untuk melayani bus AKAP dan AKDP mulai 8 Juni 2020," ujar Kepala BPTJ Polana B Pramesti, dalam keterangan tertulisnya, Senin (8/6/2020).

Polana mengatakan, terdapat dua terminal yang saat ini belum mengoperasikan pelayanan AKAP. Di antaranya, Terminal Jatijajar Depok dan Terminal Poris Plawad Tangerang.

"Dari 9 terminal yang melayani bus AKAP, terdapat 2 terminal bus yang tetap belum melayani bus AKAP yaitu Terminal Jatijajar Depok dan Terminal Poris Plawad Tangerang. Sementara 7 terminal yang sudah kembali melayani AKAP adalah Terminal Baranangsiang Bogor, Terminal Pondok Cabe Tangerang Selatan, Terminal Kalideres, Terminal Tanjung Priok, Terminal Pulogebang, Terminal Kampung Rambutan serta Terminal Bekasi," kata Polana.

Disebutkan, bus AKAP belum beroperasi di dua terminal berdasarkan hasil rekomendasi pemerintah daerah masing-masing. Hal ini karena daerah tersebut masih melakukan pembatasan terkait virus Corona.

"BPTJ memutuskan untuk masih menunda pelayanan Bus AKAP di kedua terminal tersebut, berdasarkan rekomendasi dari pemerintah daerah/gugus tugas di masing-masing wilayah terminal berada yaitu Kota Depok dan Kota Tangerang," tuturnya.

Namun kedua terminal disebut tetap melayani AKDP, dan memberikan pelayanan bagi angkutan perkotaan dan lintas wilayah. Polana meminta, seluruh terminal yang beroperasi harus tetap menjalankan protokol kesehatan.

"Dalam memberikan layanan kepada masyarakat, terminal-terminal di Jabodetabek harus tetap menjalankan protokol kesehatan seperti penerapan physical distancing, berupa pembatasan jumlah penumpang maupun pengaturan tempat duduk," sambungnya.

Diketaui sebelumnya, berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 116 Tahun 2020 tentang Perpanjangan Masa Berlaku Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020, tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 H. Dalam rangka pencegahan penyebaran virus Corona (COVID-19) dilakukan perpanjang larangan sementara pengoperasian sarana transportasi untuk mudik atau balik sampai dengan tanggal 7 Juni 2020.

(dwia/idn)