Elektabilitas Anies Turun, PD: Pengaruh Berita Beda Kebijakan dengan Pusat

Mochamad Zhacky - detikNews
Senin, 08 Jun 2020 18:38 WIB
Wasekjen Demokrat, Irwan.
Wasekjen Demokrat, Irwan (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Hasil survei Indikator Politik Indonesia menyatakan elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turun. Wasekjen Partai Demokrat (PD) Irwan menilai penurunan elektabilitas Anies bisa saja karena pemberitaan soal perbedaan kebijakan dengan pemerintah pusat.

"(Elektabilitas) Pak Anies memang turun, tetapi tidak signifikan dan kemungkinan dipengaruhi beberapa pemberitaan perbedaan kebijakan dengan pemerintah pusat. Jadi, bagi saya survei di tengah pandemi COVID-19 ini tidak bisa jadi acuan untuk meneropong pemilihan presiden yang akan datang," kata Irwan kepada wartawan, Senin (8/6/2020).

Irwan menyebut survei Indikator Politik Indonesia menguntungkan bagi Ketua Umum (Ketum) PD, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Sebab, meskipun bukan kepala daerah, elektabilitas AHY justru di atas Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

"Bicara survei ini, bagi saya menarik dan menguntungkan bagi AHY sebagai Ketum Partai Demokrat. Karena, walaupun bukan sebagai kepala daerah yang berhadapan langsung dengan penanganan COVID-19 tetapi mampu meraih 4,8%," terang Irwan.

"Tentu ini adalah apresiasi masyarakat Indonesia terhadap kebijakan Ketua Umum AHY untuk melaksanakan Gerakan Nasional Demokrat Lawan Corona serta Gerakan Nasional Demokrat Peduli dan Berbagi," imbuhnya.

Anggota Komisi V DPR RI ini meyakini angka elektabilitas tokoh akan dinamis. Terlebih, sebut dia setelah pandemi virus Corona berakhir.

"Tentu survei ini akan terus dinamis, apalagi pasca COVID. Para kepala daerah yang beruntung secara elektabilitas karena COVID-19 akan kehilangan momentum politik dan tentu membuat semua menjadi dinamis lagi untuk meraih simpati masyarakat," sebut Irwan.

Survei Indikator: Elektabilitas Anies Turun, RK-Ganjar Naik:

Selanjutnya
Halaman
1 2