Ini Indikator Pemerintah dalam Menentukan Zona Merah hingga Hijau Corona

Danu Damarjati - detikNews
Senin, 08 Jun 2020 17:46 WIB
Anggota Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Dewi Nur Aisyah. (Dok BNPB Indonesia)
Anggota Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Dewi Nur Aisyah. (Dok BNPB Indonesia)
Jakarta -

Istilah zona merah, oranye, kuning, dan hijau semakin sering terdengar dalam perbincangan mengenai virus Corona di Indonesia. 'Pemberian warna' pada kabupaten/kota di Indonesia dilakukan dengan hitung-hitungan berbasis data penyebaran COVID-19.

Penjelasan mengenai zonasi virus Corona disampaikan oleh anggota Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, dr Dewi Nur Aisyah, dalam siaran langsung lewat akun YouTube BNPB Indonesia, Senin (8/6/2020).

Untuk menentukan warna zonasi suatu kabupaten/kota, pemerintah menggunakan belasan indikator. Masing-masing indikator akan dihitung menggunakan skor penilaian.

"Secara total terdapat 15 indikator utama," kata Dewi.

15 indikator kesehatan masyarakat itu terdiri dari 11 indikator epidemiologi, 2 indikator surveilans kesehatan masyarakat, dan 2 pelayanan kesehatan. Berikut adalah 15 indikator kesehatan yang dipakai pemerintah untuk menentukan zonasi Corona.

Ini Sebaran 32.033 Kasus Corona RI di 34 Provinsi:

Selanjutnya
Halaman
1 2