Batal Haji 2020, India Tawarkan Pengembalian Dana 100 Persen

Rosmha Widiyani - detikNews
Senin, 08 Jun 2020 16:54 WIB
Lautan manusia berkumpul di depan Kakbah, yang menjadi kiblat umat muslim dunia. Mereka memanjatkan berdoa dan mengejar berkah langsung di depan kakbah.
Foto: Ardhi Suryadhi/Batal Haji 2020, India Tawarkan Pengembalian Dana 100 Persen
Jakarta -

Pemerintah India menawarkan pengembalian dana haji 100 persen bagi jamaah yang ingin membatalkan perjalanan ibadah tersebut. Pengembalian dana sesuai dengan yang telah disetorkan calon jamaah.

Dikutip dari The New Indian Express, Haj Committee SEO Maqsood Ahmed Khan mengatakan peluang ibadah haji 2020 jadi dilaksanakan adalah kurang dari lima persen. Tawaran pengembalian 100 persen dilakukan India setelah berkomunikasi dengan Saudi.

Dalam komunikasi tertanggal 13 Maret 2020 tersebut, pihak Saudi meyakinkan India untuk menghentikan sementara persiapan haji 2020. Padahal, hanya tersisa beberapa minggu untuk persiapan penyelenggaraan haji 2020 di India. Sejak saat itu tidak ada komunikasi atau perkembangan lebih jauh terkait haji 2020.

Khan mengatakan, pengembalian dana haji 100 persen akan diberikan pada jamaah yang tidak mengajukan pembatalan. Refund akan dimasukkan ke dalam akun jamaah masing-masing.

Kecilnya kemungkinan keberangkatan jamaah haji terlihat saat pembatasan penerbangan internasional ditetapkan, yang ditambah tidak ada komunikasi lebih jauh dengan Saudi. Penerbangan haji dari India ke Saudi dijadwalkan pada 25 Juni-2 Agustus 2020.

Sebanyak dua lakh, yang setara dengan sekitar 200 ribu, calon jamaah haji dijadwalkan berangkat pada musim haji 2020. Sebanyak 70 persen difasilitasi pemerintah melalui Haj Committee sedangkan 30 persen menggunakan biro haji swasta.

Menurut Khan, aplikasi keberangkatan jamaah haji India akan diselesaikan dalam dua periode. Namun karena pandemi COVID-19, hanya 125 ribu yang bisa berangkat haji 2020 sedangkan sisanya belum jelas. Terkait biaya haji, India menggunakan tiga mekanisme dengan setoran terakhir diputuskan setelah mendapat persetujuan pemerintah. Semua calon jamaah haji India dipilih Haj committee.

(row/erd)