KRL Bogor-Jakarta Ramai, Pengguna Tak Berdiri di Marka yang Disediakan

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Senin, 08 Jun 2020 08:30 WIB
KRL Jakarta-Bogor Ramai Penumpang yang tak terapkan jaga jarak
Kondisi KRL Bogor-Jakarta pagi ini (Foto: Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Jakarta -

Kondisi Stasiun Bogor pada pagi ini ramai penumpang. Ramainya penumpang membuat penanda jaga jarak atau physical distancing di dalam gerbong KRL tidak dipatuhi.

Pantauan detikcom, Senin (8/6/2020), masyarakat yang akan memakai KRL jurusan Bogor-Jakarta Kota sudah mengantre. Salah satu KRL pun tiba di Stasiun Bogor dan berangkat menuju Jakarta Kota sekitar pukul 07.17 WIB.

Banyak penumpang tak menerapkan jaga jarakBanyak penumpang tak menerapkan jaga jarak Foto: Sachril Agustin Berutu/detikcom

Kondisi KRL saat awal pemberangkatan yakni di Stasiun Bogor sudah cukup ramai, hampir semua kursi diisi penumpang. Untuk kursi yang diberi tanda silang yakni tanda dilarang diduduki, tidak ditempati.

Masih sedikit pengguna KRL yang berdiri di gerbong, sekitar 3-7 orang saja. Ada garis merah di lantai gerbong kereta, tanda ini dibuat agar pengguna KRL yang berdiri di titik tersebut supaya menjaga jarak.

Kereta pun melaju dan berhenti di setiap stasiun. KRL mulai penuh terisi penumpang lainnya yang naik dari stasiun pemberhentian. Kepadatan mulai terjadi ketika KRL berada di Stasiun Bojonggede.

Saat tiba di Stasiun Citayam, jumlah orang yang masuk ke gerbong hanya sedikit. Hal yang sama juga terjadi di Stasiun Depok, Depok Baru, dan seterusnya.

Meski ramai tapi tidak membuat penumpang KRL berdesak-desakan. Akan tetapi, penumpang yang berdiri tidak menjaga jarak, karena marka yang disediakan tidak diindahkan. Banyak orang yang tidak berdiri di marka yang disediakan.

Meski ramai, kursi yang dilarang diduduki tidak ditempati. Penumpang tetap berdiri dan kursi yang ditandai tetap kosong.

Penampakan Antrean Penumpang di Stasiun Bogor Pagi Ini:

(fas/fas)