Banjir Rob Belum Surut, Listrik Kompleks Pantai Mutiara Jakut Dimatikan

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 07 Jun 2020 19:49 WIB
Suasana salah satu sudut Pantai Mutiara, 7 Juni 2020, gelap dan basah akibat rob. (M Ilman/detikcom)
Suasana salah satu sudut Pantai Mutiara, 7 Juni 2020, gelap dan basah akibat rob. (M Ilman/detikcom)
Jakarta -

Banjir rob di Komplek Pantai Mutiara hingga kini belum surut. Untuk mencegah adanya korsleting listrik di kawasan ini, listrik dimatikan. Meski demikian, ada beberapa rumah yang menggunakan genset untuk penerangan.

"Untuk menghindari supaya tidak terjadi korsleting listrik. Intinya itu," ujar Kepala Peleton Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Penjaringan, Budi Hartono, di Komplek Pantai Mutiara, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (7/6/2020).

Budi menjelaskan, saat ini air sudah ada yang masuk ke beberapa rumah, khusunya yang berada di dekat tanggul yang jebol. Tinggi air saat ini sekitar 90 cm.

"Dari titik yang terdalam kurang lebih sekitar 80-90 cm. Sudah ada penurunan dari kemarin, kalau kemarin saya dapat informasi 1 meter lebih lah," ucapnya.

Lebih lanjut, Budi mengatakan, petugas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana telah mengevakuasi sebnyak 44 orang warga, per hari ini dari pukul 08.00-18.00 WIB. Sementara, pada Sabtu (6/6), warga yang sudah dievakuasi mencapai 200 orang.

"Di hari ini kita mulai evakuasi tadi dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB, itu kita dari Damkar sendiri telah mengevakuasi 44 warga," ujarnya.

Hingga kini, proses perbaikan tanggul masih terus dilakukan petugas Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara. Petugas dari SDA itu juga turut dibaru oleh TNI-Polri dalam melakukan perbaikan.

Simak video 'Perumahan Pantai Mutiara Jakut Terdampak Banjir Rob, Tinggi Air 50 Cm':

(dnu/dnu)