Tertabrak Mobil, Jamaah Haji RI Meninggal
Kamis, 22 Des 2005 21:06 WIB
Madinah - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Madinah. Seorang jamaah haji asal Medan tertabrak mobil saat menyeberang jalan. Karena lukanya sangat parah, nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia di RS King Fahd. Data dari Tim Sanitasi dan Surveilans (Sansur) PPIH Daker Madinah, Kamis (22/12/2005), jamaah yang mengalami musibah itu bernama Jusni binti Baharuddin (65), jamaah kloter MES 13. Saat ini, jenazah Jusni sudah dimakamkan di pemakaman Baqi.Jusni ditabrak mobil saat menyeberang jalan sepulang dari Masjid Nabawi seusai salat dzuhur, Rabu (21/12/2005). Setelah kejadian, korban langsung dilarikan ke RS Al Ansar. Namun, karena luka yang diderita sangat parah, korban kemudian dilarikan ke RS King Fahd. Sesampai di RS King Fahd, korban langsung ditangani oleh tim dokter di ruang gawat darurat. Namun, karena korban sangat kritis dan mengalami pendarahan di kepala (fraktur basis cranii), akhirnya nyawanya tidak tertolong dan meninggal sekitar pukul 00.50 Waktu Arab Saudi (WAS). Kasus kecelakaan ini telah ditangani kepolisian Arab Saudi. Penabrak, yang merupakan warga Arab Saudi, telah diamankan polisi. Barang-barang korban telah dikembalikan oleh Tim Sansur kepada ahli warisnya. Menurut keterangan dokter kloter dan ketua kloter kepada tim Sansur, sebelum tertabrak, korban dalam kondisi sehat, tidak mengalami depresi. Hal yang sama juga disampaikan saudara korban yang juga satu rombongan yang juga ahli warisnya, Gustri Helva. Gustri mengaku sebelum kecelakaan terjadi, Jusni berangkat ke masjid Nabawi bersama 5 ibu lainnya. Namun, saat berada di Masjid Nabawi, Jusni terpisah dengan rombongan, setelah mengambil air zam-zam. Seusai salat dzuhur, Gustri sempat menunggu dan mencari Jusni. Tapi, karena tidak ketemu, Gustri pun beranjak dari masjid Nabawi dan pulang ke pemondokan bersama ibu-ibu lainnya. Gustri mengira Jusni tersesat. Namun, saat ditunggu hingga malam hari, Jusni juga belum pulang ke pemondokan. Akhirnya Gustri melaporkan kehilangan Jusni kepada ketua kloter. Dan ternyata, Jusni mendapat kecelakaan dan meninggal dunia.
(atq/)











































